Fr, 24-Nov-17, 16:13
Welcome Tamu

BRAVO BISNIS FORUM

Menu
Statistic
Download Gratis
Iklan PPC
Main » 2010 » September » 18 » Telekonferensi SBY Diduga Disabotase
08:21
Telekonferensi SBY Diduga Disabotase
Jumat, 17 September 2010 | 20:36 WIB
KOMPAS/RIZA FATHONI
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berjalan didampingi Wakil Presiden Boediono (kiri) dan Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri (kanan) seusai berbuka puasa di Markas Besar Polri, Jakarta, Kamis (2/9).

JAKARTA, KOMPAS.com — Terputusnya sambungan telekonferensi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Kapolda Jawa Tengah Irjen Edward Aritonang, Jumat (17/9/2010) siang tadi, mengenai mudik Lebaran diduga karena ada unsur sabotase. Aparat berwenang diminta mengusut tuntas insiden itu.

Itu patut dicurigai ada unsur sabotase. Ini Presiden lho yang ngadakan teleconference. -- Arief Puyuono

Demikian dikemukakan Ketua Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu Arief Puyuono ketika dikonfirmasi Tribunnews.com dari Jakarta, Jumat (17/9/2010).

"Itu patut dicurigai ada unsur sabotase. Ini Presiden lho yang ngadakan teleconference. Kalau di AS ada kejadian seperti ini pasti akan diusut tuntas penyebabnya," kata Arief.

Sebelumnya diberitakan, insiden terputusnya telekonferensi terjadi ketika Presiden berbicara dengan Kapolda Jawa Tengah Irjen Edward Aritonang siang tadi mengenai mudik Lebaran. Namun, di tengah perbincangan, mendadak jaringan yang menggunakan Telkomsel putus serta gambar yang menayangkan wajah Kapolda stagnan alias tidak bergerak.

Presiden lalu mempertanyakan keberadaan Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah dan Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno yang tidak hadir kala itu. Langsung saja, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar meminta penjelasan PT Telkom dan anak usahanya PT Telkomsel menyusul insiden itu.

Menurut Arief, ada keanehan dalam insiden itu. Pasalnya, acara itu yang dia dengar sudah dipersiapkan lama dan matang, tetapi di tengah acara terjadi insiden. "Bisa saja dilakukan oleh oknum yang tidak suka dengan Presiden," kata Arief.

Dia mengatakan, harus ada pihak yang bertanggung jawab dalam insiden ini karena dikategorikan sebagai kesalahan besar, apalagi menimpa seorang Presiden.

"Dan sebuah kecerobohan sehingga tidak bisa ditolerir. Sebagai perusahaan besar, Telkom tidak layak seperti itu. Ini menunjukkan Telkom kurang profesional," kata Arief.

Views: 388 | Added by: shembah | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Registration | Login ]
Cari
Kalender
«  September 2010  »
SuMoTuWeThFrSa
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930
Info Lainnya
Polling
Rate my site
Total of answers: 3