<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>Bravo Bisnis Forum</title>
		<link>http://bravoforum.ucoz.com/</link>
		<description></description>
		<lastBuildDate>Fri, 22 Oct 2010 00:47:13 GMT</lastBuildDate>
		<generator>uCoz Web-Service</generator>
		<atom:link href="https://bravoforum.ucoz.com/news/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
		
		<item>
			<title>Dari kaki lima Jadi Juragan</title>
			<description>&lt;div class=&quot;isi_berita pt_5&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;KOMPAS.com&lt;/strong&gt; — Tidak 
pernah terbayang di pikiran Wahyuni meraup omzet ratusan juta rupiah 
saat memulai usaha mainan edukatif. Maklum, dia mengawali usahanya dari 
kaki lima. Sekarang, perempuan berusia 33 tahun ini tak perlu lagi 
menjual langsung mai...</description>
			<content:encoded>&lt;div class=&quot;isi_berita pt_5&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;KOMPAS.com&lt;/strong&gt; — Tidak 
pernah terbayang di pikiran Wahyuni meraup omzet ratusan juta rupiah 
saat memulai usaha mainan edukatif. Maklum, dia mengawali usahanya dari 
kaki lima. Sekarang, perempuan berusia 33 tahun ini tak perlu lagi 
menjual langsung mainan buatannya. Ada banyak pedagang mainan yang 
membeli produknya untuk dijual kembali.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Perasaan bosan hanya 
menjadi ibu rumah tangga merupakan alasan awal Wahyuni, atau yang kerap 
dipanggil Yuni, memulai usaha berjualan mainan anak. Tahun 2007, dia 
mulai membeli mainan edukatif asal China.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kemudian, dia 
menjualnya kembali ke sebuah pasar kaget di Bogor, Jawa Barat. Pasar 
kaget setiap akhir pekan itu selalu menjadi tempat langganannya untuk 
usaha. Terbukti, barang dagangannya laris manis. Karena itu, ia mulai 
menjajaki pasar yang lebih luas dengan mengikuti sejumlah pameran, 
termasuk membuka satu toko mainan di Giant Mal Bogor.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Keberadaan 
toko ini tentu membutuhkan pasokan barang yang rutin agar usahanya terus
 berputar dan bisa membayar uang sewa toko. Namun, Yuni sangat kesulitan
 mendapatkan pasokan mainan secara rutin. &quot;Barang impor sering kosong. 
Yang lokal juga kelebihan order,&quot; imbuhnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Setelah setahun 
menjalani bisnis mainan edukatif dengan menggantungkan pasokan barangnya
 dari luar, Yuni membuat sendiri barang-barang tersebut. Kebetulan, saat
 berjualan di kaki lima, dia bertetangga dengan tukang pembuat mainan. 
&quot;Awalnya, kami buka di garasi dengan modal sekitar Rp 5 juta,&quot; tutur 
Yuni.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan merek dagang bertajuk Omocha, yang artinya mainan 
dalam bahasa Jepang, dia membeli dua mesin pembuat mainan. Mereka juga 
mendirikan usaha bernama CV Omocha Toys.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karena belum bisa 
membuat desain sendiri, Yuni pertama kali hanya mencontoh produk-produk 
impor yang sudah ada. Setelah itu, dia mulai melakukan modifikasi. &quot;Saat
 ini kami ada tim kreatif sendiri supaya pasar tidak bosan,&quot; ujarnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Usaha
 mainan Yuni terus berkembang. Garasi rumahnya sudah terlalu sempit 
untuk menampung aktivitas usahanya, apalagi debu-debu kayu turut 
beterbangan ke dalam rumahnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Maka dari itu, Yuni pun 
memindahkan bengkel kerjanya ke lahan yang lebih luas. Di belakang 
kompleks perumahannya, dia membeli lahan kosong seluas 100 meter persegi
 dan mendirikan bangunan semipermanen. Ia juga merogoh kocek Rp 80 juta 
untuk membeli peralatan dan mesin pembuat mainan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Usahanya 
sebagai produsen mainan edukatif semakin berkibar. Selain dijual 
langsung, banyak pedagang yang membeli produknya untuk dijual kembali. 
Ibu tiga anak ini memperkirakan ada ratusan pedagang dari seluruh 
Indonesia yang menjadi langganannya. &quot;Paling banyak di Pulau Jawa,&quot; 
katanya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Produksi Omocha tiap minggu mencapai 1.000 hingga 1.500 &lt;em&gt;puzzle&lt;/em&gt; dan ratusan mainan lainnya. Ia dibantu 30 karyawan memproduksi semua mainan Omocha.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari
 produksi itu, CV Omocha Toys bisa mencetak omzet Rp 80 juta hingga Rp 
100 juta per bulan. &quot;Kalau pas ada proyek, bisa sampai Rp 200 juta,&quot; 
kata Yuni. Proyek tersebut berasal dari berbagai kalangan, seperti 
Kementerian Pendidikan, perusahaan, hingga suvenir pernikahan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Yuni
 bersedia menerima order suvenir lantaran bahan bakunya juga berasal 
dari kayu. Tak hanya itu, Yuni juga menerima order pembuatan boneka 
kayu. &quot;Padahal, saya biasanya tidak membuat boneka,&quot; katanya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Order
 ini datang dari restoran-restoran untuk hadiah dengan jumlah pembelian 
tertentu. Begitu juga order dari produsen pakaian yang memberi hadiah &lt;em&gt;puzzle &lt;/em&gt;kepada pelanggannya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pendapatan yang terus membesar membuat Yuni berpikir mengembangkan usahanya, terutama meningkatkan kemampuan &lt;em&gt;workshop&lt;/em&gt;-nya
 supaya bisa memproduksi mainan lebih banyak. Ia membandingkan, saat ini
 produsen mainan China bisa memproduksi 1.000 mainan sehari dengan mesin
 yang lebih canggih. Sementara itu, dia hanya bisa memproduksi 200 
mainan per hari. &lt;strong&gt;(Wahyu Tri Rahmawati/Kontan)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/dari_kaki_lima_jadi_juragan/2010-10-22-45</link>
			<dc:creator>bravogroups8016</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/dari_kaki_lima_jadi_juragan/2010-10-22-45</guid>
			<pubDate>Fri, 22 Oct 2010 00:47:13 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Weleh..160 Triliun menganggur</title>
			<description>&lt;div class=&quot;isi_berita pt_5&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com -&lt;/strong&gt; 
Kementerian Keuangan mencatat, dana menganggur yang tersedia setiap 
hari dalam lima bulan terakhir mencapai Rp 160 triliun. Dana ini 
seharusnya sudah diambil kementerian dan lembaga secara bertahap sejak 
Mei 2010, tetapi peny...</description>
			<content:encoded>&lt;div class=&quot;isi_berita pt_5&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com -&lt;/strong&gt; 
Kementerian Keuangan mencatat, dana menganggur yang tersedia setiap 
hari dalam lima bulan terakhir mencapai Rp 160 triliun. Dana ini 
seharusnya sudah diambil kementerian dan lembaga secara bertahap sejak 
Mei 2010, tetapi penyerapan anggaran sangat lambat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Dana 
tersedia setiap saat sejak Mei 2010 hingga sekarang Rp 160 triliun. Itu
 adalah dana gabungan dari SAL (sisa anggaran lebih) dan penerimaan 
pajak yang menunggu ada penarikan. Jadi, kita sebenarnya overliquid 
(jumlah uang tunai lebih banyak daripada penarikan). Kami sudah 
menyampaikan surat kepada semua kementerian dan lembaga agar mencairkan
 anggarannya lebih cepat,” kata Menteri Keuangan Agus Martowardojo di 
Jakarta, Kamis (21/10/2010), seusai rapat kerja dengan Komisi XI DPR 
tentang Rencana Kerja Anggaran Kementerian Keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anggota 
Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Perjuangan (F-PDIP), 
Maruarar Sirait, mendesak Komisi XI DPR memanggil menteri-menteri yang 
menjadi kuasa pemegang anggaran ini. Setiap menteri perlu ditanya 
secara detail mengapa penyerapan anggarannya lambat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemanggilan 
sebaiknya dimulai dari kementerian yang paling banyak alokasi 
anggarannya, yakni Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Pendidikan 
Nasional, dan Kementerian Kesehatan. ”Kita perlu mendapatkan jawaban 
pasti, sebenarnya, masalahnya itu di mana? Apakah lambatnya anggaran 
itu terjadi karena lambatnya pelayanan di Kementerian Keuangan atau 
memang ada masalah di kementerian teknisnya. Perlu dijadwalkan secara 
khusus di Komisi XI,” ujar Maruarar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menanggapi hal tersebut, 
Agus Martowardojo menyambut keinginan Komisi XI DPR untuk memberikan 
kewenangan kepada Menteri Keuangan dalam mengawasi penggunaan anggaran 
hingga ke lapangan. ”Ini sesuai dengan fungsi menteri keuangan sebagai 
CFO (chief of finance officer/pemimpin tertinggi dalam pengelolaan 
keuangan di sebuah perusahaan) di tingkat negara. Sebab, kami juga 
harus memastikan agar penggunaan anggarannya baik,” tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Masih surplus&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Catatan
 Kementerian Keuangan menunjukkan, hingga 15 Oktober 2010, APBN 
Perubahan 2010 masih surplus Rp 40,218 triliun. Surplus ini terjadi 
karena rendahnya penyerapan belanja pemerintah, sementara di sisi lain, 
 penerimaan negara lebih cepat terealisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penerimaan negara 
dilaporkan mencapai Rp 721,9 triliun. Setara 72,7 persen dari target 
pada APBN-P 2010. Adapun belanja negara, per 15 Oktober 2010 tercatat Rp
 681,695 triliun atau 60,5 persen dari target yang ditetapkan dalam 
APBN-P 2010.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penerimaan yang lebih besar daripada belanja itu yang
 menyebabkan APBN-P 2010 surplus. Sebagai pembanding, pada tahun 2009, 
 pemerintah sudah mencatat defisit APBN-P 2009 senilai Rp 5 triliun pada
 Juni, sedangkan tahun 2010 sama sekali belum defisit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dirjen 
Perbendaharaan Negara Herry Purnomo menyebutkan, anggaran belanja yang 
paling rendah realisasinya hingga 15 Oktober 2010 adalah belanja modal, 
 yakni baru Rp 36,089 triliun atau 38 persen dari target APBN-P 2010. 
Adapun belanja pegawai mencapai Rp 115,890 triliun atau 71,2 persen dari
 target. Begitu juga belanja barang yang mencapai Rp 58,139 triliun 
atau 51,6 persen dari target.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Anggaran masih surplus karena 
penerimaan lebih besar daripada belanja. Tahun 2009 penyerapan sampai 95
 persen hingga akhir tahun,” ujar Herry. &lt;strong&gt;(OIN)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/weleh_160_triliun_menganggur/2010-10-22-44</link>
			<dc:creator>bravogroups8016</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/weleh_160_triliun_menganggur/2010-10-22-44</guid>
			<pubDate>Fri, 22 Oct 2010 00:42:55 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Mencetak Wirausaha Sejak Dini</title>
			<description>Selasa, 5/10/2010 | 16:26 WIB
 

 &lt;p&gt;&lt;strong&gt;KOMPAS.com&lt;/strong&gt; — Inovasi dan kreativitas menjadi 
modal penting dalam membangun kewirausahaan. Selain itu, juga ketahanan 
mental yang membuat wirausahawan bertahan dalam berbagai kondisi 
usahanya. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Generasi wirausaha yang kreatif dan berani ...</description>
			<content:encoded>Selasa, 5/10/2010 | 16:26 WIB
 

 &lt;p&gt;&lt;strong&gt;KOMPAS.com&lt;/strong&gt; — Inovasi dan kreativitas menjadi 
modal penting dalam membangun kewirausahaan. Selain itu, juga ketahanan 
mental yang membuat wirausahawan bertahan dalam berbagai kondisi 
usahanya. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Generasi wirausaha yang kreatif dan berani tampil dengan &lt;em&gt;brand&lt;/em&gt; inovatif akan dimiliki Indonesia, jika wirausaha ditanamkan pada anak usia 0-7 tahun. &lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;&lt;em&gt;Entrepreneurship&lt;/em&gt; perlu masuk dalam kurikulum seperti yang dilakukan sekolah internasional yang ada di Indonesia. Program &lt;em&gt;business day&lt;/em&gt;
 di sekolah internasional ini mengajarkan anak untuk kreatif. Anak 
berpikir mengenai apa yang mau dijual. Hal kecil seperti ini melatih 
anak untuk berpikir kreatif dan berinovasi,&quot; jelas pengamat ekonomi, 
Aviliani, saat peluncuran program &lt;em&gt;reality show&lt;/em&gt; kompetisi wirausaha Diplomat Success Challenge, di Jakarta, beberapa waktu lalu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pengetahuan
 yang didapat pada usia ini akan diterima anak 80 persen. Jika sudah 
melebihi usia tujuh tahun, yang diandalkan hanyalah bakatnya, tambah 
Aviliani. Wirausahawan yang sukses dilatari oleh sikap mental, 
kreativitas, dan inovasi yang telah terlatih sejak kecil.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Siapa 
pun bisa menjadi wirausahawan, tetapi tingkat keberhasilannya 
dipengaruhi daya inovasi dan kreasi dalam diri. Seperti karyawan yang 
ingin beralih profesi menjadi pebisnis contohnya, hal ini mungkin saja. 
Namun, kata Aviliani, mereka cenderung memilih usaha yang mudah seperti &lt;em&gt;franchise&lt;/em&gt; dan cenderung memiliki kreativitas rendah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Karyawan
 bisa saja beralih menjadi wirausaha, namun kecenderungan cara 
berpikirnya adalah daripada uang ditabung, lebih baik berbisnis dengan &lt;em&gt;franchise&lt;/em&gt;. Kreativitasnya rendah. Karenanya, orang Indonesia lebih suka &lt;em&gt;franchise &lt;/em&gt;daripada membangun&lt;em&gt; brand&lt;/em&gt; baru,&quot; lanjutnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melibatkan
 anak dalam kegiatan bisnis orangtuanya juga menjadi cara melatih 
kewirausahaan. Anak akan merekam perilaku orangtuanya saat menjalani 
usaha. Pengalaman inilah yang akan melekat dalam dirinya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Orang 
Indonesia cenderung meminta anak fokus ke sekolah saja 
setinggi-tingginya, sementara orangtua menjalani berbisnis. Saat anak 
harus menggantikan bisnis orangtuanya, yang terjadi adalah usaha tak 
berhasil karena anak tidak tahu cara berjualan atau menghadapi 
konsumen,&quot; jelas Aviliani.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jika saja anak dibolehkan terlibat 
dalam aktivitas bisnis orangtuanya sejak kecil, maka sikap mentalnya 
akan terbangun. Anak mampu menjalani bisnis orangtuanya saat dewasa 
karena tak gengsi dan mau bekerja keras, seperti orangtua yang membangun
 bisnis dari nol.&lt;/p&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/mencetak_wirausaha_sejak_dini/2010-10-12-43</link>
			<dc:creator>bravogroups</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/mencetak_wirausaha_sejak_dini/2010-10-12-43</guid>
			<pubDate>Tue, 12 Oct 2010 10:03:03 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Masyarakat Miskin harus Menabung</title>
			<description>&lt;h5&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BALI &lt;/strong&gt;- Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin 
Nasution menyadari bahwa pemerintah harus mulai merangkul masyarakat 
miskin untuk mulai menabung.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita sadar kita harus mulai 
merangkul masyarakat untuk mulai menabung dan sebagainya. Kita percaya 
mereka akan lebih mudah ...</description>
			<content:encoded>&lt;h5&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BALI &lt;/strong&gt;- Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin 
Nasution menyadari bahwa pemerintah harus mulai merangkul masyarakat 
miskin untuk mulai menabung.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita sadar kita harus mulai 
merangkul masyarakat untuk mulai menabung dan sebagainya. Kita percaya 
mereka akan lebih mudah melakukan transaksi dan ini bisa meningkatkan 
perekonomian Indonesia,&quot; kata Darmin, saat konferensi pers, di The 2010 
AFI Global Policy Forum, di Jimbaran, Bali, Senin (27/9/2010).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Program ini menjadi salah satu topik dalam forum yang dihadiri 50 negara-negara berkembang yang mengusung tema &lt;em&gt;financial inclusion&lt;/em&gt;.
 Di mana tema ini mengenai cakupan di sektor keuangan agar bisa diakses 
dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya mereka yang miskin.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Dalam
 forum ini, persoalannya menyangkut masalah tersebut, agar masyarakat 
miskin bisa diakses dan terjangkau bagi mereka. Makanya banyak 
masyarakat kita yang belum tersentuh oleh akses finansial ini,&quot; 
tandasnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Maka dari itu, dalam forum AFI ini mengangkat isu 
tersebut untuk menciptakan momentum tersendiri agar masyarakat melek 
finansial, yakni selain di Indonesia juga di negara-negara berkembang. 
Juga dilihat dari upaya-upaya negara berkembang.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;&lt;em&gt;Financial inclusion&lt;/em&gt; ini juga ada &lt;em&gt;networking&lt;/em&gt;,
 dari apa yang sudah dibahas dan disepakati. Kenapa kita bersemangat, 
karena kita lihat ada banyak hal yang bisa mendukung apa yang kita punya
 sekaranag sehingga dinamikanya lebih tinggi lagi. Sehingga program kita
 dalam merangkul masyarakat miskin ke jasa perbankan lebih besar. Ini 
menjadi kesempatan kita,&quot; tandasnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ditambahkannya, ini bukan 
saja sebagai teknikal perbankan, tapi juga exclusion dari masyarakat 
miskin terhadap kegiatan perbankan karena mereka sering menganggap tidak
 layak masuk dalam menabung dan meminjam. &quot;Padahal kalau sudah dikenal 
mereka bisa punya akses yang lebih luas,&quot; pungkasnya.&lt;strong&gt;(adn)&lt;/strong&gt;(rhs)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;/h5&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/masyarakat_miskin_harus_menabung/2010-10-12-42</link>
			<dc:creator>bravogroups</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/masyarakat_miskin_harus_menabung/2010-10-12-42</guid>
			<pubDate>Tue, 12 Oct 2010 09:55:13 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Perawat Indonesia Jadi Rebutan</title>
			<description>&lt;div class=&quot;content&quot;&gt;

 &lt;p&gt;REPUBLIKA.CO.ID, YOGAYAKARTA – Kebutuhan tenaga perawat di luar 
negeri seperti Amerika, Kanada, Eropa, Korea, Jepang dan Timur Tengah 
makin meningkat. Diperkirakan, hingga 2020, negara-negara ini memerlukan
 1 juta perawat dari negeri kita.&lt;/p&gt;
 &lt;p&gt;Hal itu dikemukakan St...</description>
			<content:encoded>&lt;div class=&quot;content&quot;&gt;

 &lt;p&gt;REPUBLIKA.CO.ID, YOGAYAKARTA – Kebutuhan tenaga perawat di luar 
negeri seperti Amerika, Kanada, Eropa, Korea, Jepang dan Timur Tengah 
makin meningkat. Diperkirakan, hingga 2020, negara-negara ini memerlukan
 1 juta perawat dari negeri kita.&lt;/p&gt;
 &lt;p&gt;Hal itu dikemukakan Staf Pengajar Program Studi Ilmu Keperawatan 
(PSIK) Fakultas Kedokteran UGM, Elsi Dwi Hapsari,&amp;nbsp; dalam Seminar 
Internasional Ilmu Keperawatan: ‘Indonesian Nurses to Study and work in 3
 Countries: Preparation and Challenges’, di Gedung Ismangoen, Senin 
(4/10).&lt;/p&gt;
 &lt;p&gt;Dia memberi contoh saat ini Jepang&amp;nbsp; membutuhkan lebih banyak perawat
 karena ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan perawat di dalam 
negerinya. Ada sekitar 1,3 juta perawat Indonesia yang bekerja di 
Jepang. Mereka terdiri dari 822&amp;nbsp; perawat, 46 ribu perawat komunitas, dan
 27 ribu perawat bidan. Sementara jumlah total asisten perawat adalah 
411 ribu otang.&lt;/p&gt;
 &lt;p&gt;Sementara itu&amp;nbsp; pemerintah Indonesia telah mengirimkan 208 perawat 
pada tahun 2008, lalu 362 perawat pada tahun 2009, dan tahun 2010 
mengirimkan sebanyak 149 perawat ke Jepang. &apos;&apos;Pada tahun 2010 ini Jepang
 masih membutuhkan 15.900 perawat,&apos;&apos; ungkap dia.&lt;/p&gt;
 &lt;p&gt;Meski tenaga perawat dari Indonesia semakin diminati namun masih 
terkendala lemahnya penguasaan bahasa asing, lingkungan kerja yang 
berbeda dan belum terpenuhinya standar kompetensi perawat kualifikasi 
internasional. Selain itu, dia menambahkan, perawat di Indonesia saat 
ini terkendala tidak bisa meningkatkan kompetensi ilmunya karena masih 
minimnya pendidikan master dan doktor di dalam negeri.&lt;/p&gt;
 &lt;p&gt;&apos;&apos;Sampai sekarang jumlah program pendidikan master dan doktor di 
bidang keperawatan di Indonesia masih terbatas. Salah satu faktor masih 
sedikitnya jumlah dosen yang mempunyai tingkat pendidikan dan latar 
belakang pendidikan yang sesuai,&apos;&apos;ungkapnya.&lt;/p&gt;
 &lt;p&gt;Hal senada juga disampaikan Rebbeca Matti dari USAID. Dia 
mengemukakan Amerika Serikat tengah membutuhkan tenaga perawat dari 
berbagai Negara yang memiliki kualifikasi internasional.&amp;nbsp; &apos;&apos;Bekerja 
sebagai perawat di Amerika dibutuhkan secara internasional untuk 
beberapa alasan di antaranya: karena tingkat kemandirian yang tinggi dan
 penghargaan yang diberikan pada perawat serta gaji yang menggiurkan.&apos;&apos;&lt;/p&gt;
 &lt;p&gt;Dia mengemukakan pendidikan sekolah perawat di Amerika bisa 
digunakan sebagai acuan untuk memperdalam pengetahuan tentang 
keperawatan pada tingkat level internasional. Apalagi,&amp;nbsp; masuk ke Amerika
 sebagai pelajar dan mahasiswa lebih mudah mendapatkan akses ketimbang 
mencari kerja.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/perawat_indonesia_jadi_rebutan/2010-10-08-41</link>
			<dc:creator>bravogroups</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/perawat_indonesia_jadi_rebutan/2010-10-08-41</guid>
			<pubDate>Fri, 08 Oct 2010 00:03:07 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Perokok Indonesia Terbesar Ketiga Dunia</title>
			<description>&lt;div class=&quot;content&quot;&gt;

 &lt;p&gt;JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia masih menduduki peringkat ketiga 
untuk jumlah perokok di dunia, yakni sekitar 65 juta orang. Angka ini 
akan terus meningkat jika pemerintah tidak mengatur perilaku merokok dan
 industri rokok serta tidak menerapkan larangan iklan rokok.&lt;/p...</description>
			<content:encoded>&lt;div class=&quot;content&quot;&gt;

 &lt;p&gt;JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia masih menduduki peringkat ketiga 
untuk jumlah perokok di dunia, yakni sekitar 65 juta orang. Angka ini 
akan terus meningkat jika pemerintah tidak mengatur perilaku merokok dan
 industri rokok serta tidak menerapkan larangan iklan rokok.&lt;/p&gt;
 &lt;p&gt;Hal itu diungkapkan Ketua Komisi Nasional Pengendalian Tembakau, 
Laksmiati Hanafiah, ketika ditemui Kompas.com, Sabtu (2/10/2010) di 
sela-sela Aksi Damai Sehat, Cerdas dan Berprestasi tanpa Rokok yang 
digelar di Citywalk Sudirman, Jakarta.&lt;/p&gt;
 &lt;p&gt;Menurut perempuan yang akrab disapa Mia itu, usia para perokok di 
Indonesia lebih banyak pada kisaran 15 hingga 19 tahun. &quot;Di antaranya 70
 persen dari jumlah perokok itu adalah masyarakat kalangan menengah ke 
bawah,&quot; katanya.&lt;/p&gt;
 &lt;p&gt;Akibatnya, lanjut Mia, para orangtua dari kalangan tersebut kurang 
memperhatikan gizi anak-anak mereka. &quot;Uang yang harusnya untuk beli 
makanan, ternyata dihabiskan untuk membeli rokok,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;
 &lt;p&gt;Sekjen Komnas Pengendalian Tembakau, Suhardi, mengatakan, kalangan 
perokok dari masyarakat berpendidikan rendah dan keuangannya menengah ke
 bawah kurang begitu memperhatikan kalimat peringatan bahaya merokok.&lt;/p&gt;
 &lt;p&gt;&quot;Sebaiknya di dalam bungkus rokok, terdapat peringatan dengan 
gambar. Contohnya, gambar penyakit yang ditimbulkan akibat rokok, 
seperti stroke dan kanker,&quot; kata Suhardi.&lt;/p&gt;
 &lt;p&gt;Dia mengungkapkan, negara tetangga sudah mencoba menerapkan peringatan merokok melalui gambar.&lt;/p&gt;
 &lt;p&gt;&quot;Malaysia, Singapura, dan negara-negara lain telah mempraktikkannya.
 Terbukti, jumlah perokok di beberapa negara itu justru mengalami 
penurunan 15-20 persen,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/perokok_indonesia_terbesar_ketiga_dunia/2010-10-08-40</link>
			<dc:creator>bravogroups</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/perokok_indonesia_terbesar_ketiga_dunia/2010-10-08-40</guid>
			<pubDate>Thu, 07 Oct 2010 23:57:58 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Ilmu &amp; Pengembangan Bisnis</title>
			<description>&lt;font color=&quot;red&quot; size=&quot;4&quot;&gt;&lt;b&gt;Ilmu dan Keterampilan Bisnis &lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;


&lt;b&gt;Financial Freedom&lt;/b&gt;, &lt;br&gt;
Kita memulai bisnis karena keinginan kita untuk terbebas dari masalah 
keuangan dan keterbatasan kemampuan keuangan. Kita ingin mampu 
memiliki segala sesuatu sesuai dengan keinginan, misa...</description>
			<content:encoded>&lt;font color=&quot;red&quot; size=&quot;4&quot;&gt;&lt;b&gt;Ilmu dan Keterampilan Bisnis &lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;


&lt;b&gt;Financial Freedom&lt;/b&gt;, &lt;br&gt;
Kita memulai bisnis karena keinginan kita untuk terbebas dari masalah 
keuangan dan keterbatasan kemampuan keuangan. Kita ingin mampu 
memiliki segala sesuatu sesuai dengan keinginan, misalnya ingin membeli 
rumah bagus, kendaraan, atau baju bagus tanpa harus menunggu saat ada 
diskon. Atau ingin makan di restaurant favorit bersama keluarga dan 
bebas memilih makanan kesukaan tanpa harus melihat besaran angka yang 
ada di sebelah kanan menu yang kita inginkan.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Passive Income&lt;/b&gt;, dengan memilili bisnis kita membayangkan akan 
memiliki penghasilan tanpa harus selalu bekerja untuk mendapatkannya. 
Kita ingin bisnis yang kita miliki mengirimkan uang secara terus 
menerus. Ingin memiliki pendapatan yang terus mengalir selagi kita 
berlibur, selagi kita bepergian, bahkan kalau perlu selagi kita tidur.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;b&gt;More Time&lt;/b&gt;, hampir sebagian besar orang yang memulai bisnis 
membayangkan akan memiliki waktu yang lebih fleksibel. Tidak seperti 
ketika masih menjadi pekerja yang sangat terikat dengan aturan dan 
disiplin, harus masuk sesuai jam kerja lima hari dalam seminggu, bahkan 
kadang - kadang harus masuk di hari libur. Dengan memiliki bisnis 
sendiri kita berharap bisa berlibur kapan saja, mengantar dan menjemput 
anak ke sekolah, pulang kampung (buat saya sesuatu yang istimewa), atau 
mau melakukan apapun kapan saja tanpa harus izin sakit, izin ke ini, 
izin ke itu yang tidak menyenangkan sama sekali.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Setelah kita memulai berbisnis, hampir semua entrepreneurs yang saya 
jumpai dan termasuk saya tentunya pada awal - awal saya berbisnis, 
bukannya mendapatkan tiga hal di atas malah justru semakin jauh dari 
yang kita harapkan. Bukan Financial Freedom yang kita dapatkan malah 
semakin hari semakin banyak utang yang kita gali, bisnis seolah-olah tak
 pernah henti-hentinya membutuhkan tambahan modal.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Bulan lalu kita menyuntik dana, bulan ini tak terhindarkan lagi kita 
harus mencari utang kesana kemari untuk menutupi cash flow, kalau tidak 
kita tutupi maka karyawan tidak gajian, maka supplier tidak akan 
mengirimkan lagi barangnya kepada kita, dan begitulah terus tanpa ada 
hentinya sehingga hutang semakin dalam.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Passive Income? Kita sudah lupa lagi bahwa kita pernah membayangkan 
memiliki passive income dari bisnis, karena setiap hari kita selalu 
disibukkan dengan berbagai persoalan. Bulan lalu penjualan merosot 
sehingga bulan ini kita harus fokus untuk membenahi penjualan. Ketika 
penjualan mulai kita tangani dan membaik muncul masalah piutang yang 
membengkak sehingga cash flow kita terganggu. Besok, inventory kita yang
 terlalu tinggi dan macet di gudang, dan lagi- lagi cash flow selalu 
menjadi masalah.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Kita jadi frustasi karena tim kita sangat tergantung dengan kita, tidak 
bisa memutuskan sendiri, tidak ada inisiatif, harus selalu kita 
kejar-kejar, bahkan banyak perintah-perintah kita yang tidak berjalan 
atau tidak dijalankan. Bukannya passive income yang kita dapat tetapi 
very very very active income yang ada.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Setelah berbisnis, bukan More Time atau waktu berlebih yang kita 
dapatkan, kita bahkan sudah tidak bisa lagi pulang sore seperti ketika 
kita menjadi pegawai dulu. Sabtu dan minggu kadang kadang harus 
mengurusi bisnis, waktu untuk keluarga terganggu, libur menjadi barang 
mahal bagi kita. Ketika menjadi pegawai, kita senang kalau ada tanggal 
merah. Namun, setelah jadi entreprenuer justru sebaliknya, sebal kalau 
ada tanggal merah, karena yang lain libur kita tetap memikirkan 
pekerjaan sendirian.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Banyak entrepreneur yang kehilangan orientasi dalam berbisnis karena 
semakin peliknya situasi, semakin dalamnya permasalahan dan semakin 
kompleksnya proses bisnis yang dihadapi seiring dengan bertumbuhnya 
bisnis yang dimiliki. Umumnya entrepreneur memulai bisnis dengan bekal 
semangat dan mimpi besar, dan terus demikian semakin lama bisnisnya 
bertumbuh tanpa mengimbangi dirinya dengan bekal pengetahuan dan 
ketrampilan dalam berbisnis secara memadai.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Kalau kita lihat berbagai profesi yang ada dalam kehidupan sehari-hari, 
hampir semua membutuhkan pengetahuan dan keterampilan, menjadi dokter, 
pengacara, dosen, guru, bahkan tukang kayu, tukang las, ataupun 
pengemudi, semuanya memerlukan bekal pengetahuan dan keterampilan. 
Pengemudi perlu pengetahuan tentang jalan-jalan, pengetahuan tentang 
kendaraan yang dibawanya, dan juga perlu keterampilan dalam mengemudi, 
menghadapi kemacetan, melewati jalan menanjak, dan memberhentikan 
kendaraannya dengan aman.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Demikian juga dengan entrepreneur, kita tidak dapat membangun bisnis 
sesuai dengan keinginan kita tanpa pengetahuan dan keterampilan, 
membangun bisnis yang menjadi mesin pencetak uang bagi kita, bisnis yang
 jalan tanpa setiap saat mengharuskan kehadiran kita, dan bisnis yang 
bisa mengantarkan kita meraih impian-impian kita.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Pengetahuan dan Keterampilan, itulah kuncinya. Menjadi entrepreneurs 
dituntut untuk selalu menuntut ilmu dan belajar, tidak hanya belajar 
dari pengalaman kita sendiri tetapi juga harus belajar dari pengalaman 
orang lain, dengan membaca buku, majalah, atau mencari mentor dari 
entrepreneur yang sudah berhasil membangun bisnis. Dengan pengetahuan 
dan ketrampilan yang kita miliki sebagai entreprenuer kita akan 
terhindar dari berbagai persoalan yang sebenarnya tidak perlu terjadi. 
&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ir. H. Heppy Trenggono


 &lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;b&gt;LANJUTKAN BACA INI :&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://adf.ly/6w3O&quot;&gt;Ingin lowongan Kerja ?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/dari_sopir_jadi_juragan_kue_kacang_hijau/2010-09-20-20&quot;&gt;Sopir yang jadi Juragan Kacang Hijau&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/rtr/1-2-1&quot;&gt;Klik dapat duit&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/ilmu_pengembangan_bisnis/2010-10-05-39</link>
			<dc:creator>bravogroups</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/ilmu_pengembangan_bisnis/2010-10-05-39</guid>
			<pubDate>Tue, 05 Oct 2010 00:03:23 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Sukses Tangkap Peluang Buku Fiksi</title>
			<description>&lt;font color=&quot;red&quot; size=&quot;4&quot;&gt;&lt;b&gt;Sukses Tangkap Peluang Pasar Buku Fiksi &lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;


Kesenjangan akses terhadap keduanya akan berpotensi menimbulkan 
kesenjangan sosial dan ekonomi yang dalam. Baginya, pengetahuan yang 
berasal dari kedua media itu sangat bermanfaat meningkatkan taraf hidup 
...</description>
			<content:encoded>&lt;font color=&quot;red&quot; size=&quot;4&quot;&gt;&lt;b&gt;Sukses Tangkap Peluang Pasar Buku Fiksi &lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;


Kesenjangan akses terhadap keduanya akan berpotensi menimbulkan 
kesenjangan sosial dan ekonomi yang dalam. Baginya, pengetahuan yang 
berasal dari kedua media itu sangat bermanfaat meningkatkan taraf hidup 
masyarakat.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Berbisnis di kedua bidang ini sangat menguntungkan. Tidak hanya dari 
sudut pandang ekonomi, tapi lebih jauh lagi dari sudut pandang sosial 
dan budaya. Fungsi buku sebagai alat pencerdas bangsa sepertinya menjadi
 penarik utama minat pengagum Mahathir Muhammad ini menekuni bisnis 
penerbitan buku.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Dari sisi bisnis, penerbit yang mulai berkiprah pada 2000 itu telah 
sukses memperluas pasarnya dengan ikut masuk ke pasar buku fiksi. 
Peminat buku fiksi serius ini cukup tinggi. Kedua tema itu tengah 
digandrungi masyarakat pembaca.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Karena itu, pihaknya serius menggarap peluang pasar ini. Dan secara 
mengejutkan, Serambi mampu menerbitkan buku The Da Vinci Code dan 
Malaikat dan Iblis karya Dan Brown. Buku fiksi yang laris itu membuat 
nama Serambi menjadi semakin dikenal di kalangan pembaca.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Di samping mencerdaskan bangsa, buku juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus belajar.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&quot;Bukankah Allah juga berfirman dalam ayat pertama Al-Qur’an dengan 
perintah mem­baca?” ungkapnya sambil menyebutkan satu ayat dalam wahyu 
pertama yang diterima Nabi Muhammad.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Selain memimpin sebuah perusahaan penerbit buku, aktivitas keseharian 
pria kelahiran Pasuruan, Jatim, 3 September 1959 ini juga sangat sibuk. 
Salah satunya, mengelola sebuah restoran ala Timur Tengah bernama 
Restoran Little Baghdad. &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Di tengah kesibukannya dalam mengelola bisnis, Bahalwan menggemari beberapa aktivitas yang menjadu hobinya. &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&quot;Dulu saya sangat senang berburu. Sekarang senang jalan-jalan naik 
Harley,” kisah pria yang tercatat sebagai pendiri Harley Owners Group 
(HOG) Jakarta Chapter ini. 
&lt;br&gt;&lt;br&gt;Abdul Azies Bahalwan&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;b&gt;LANJUT LAGI KE :&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/mainkan_com_portal_game_indonesia/2010-10-05-36&quot;&gt;Portal Game Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/penyaluran_kta_diproyeksikan_naik/2010-09-28-33&quot;&gt;Penyaluran Dana akan diproyeksikan Naik&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/stuff&quot;&gt;Nge-game jadi asik&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/sukses_tangkap_peluang_buku_fiksi/2010-10-05-38</link>
			<dc:creator>bravogroups</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/sukses_tangkap_peluang_buku_fiksi/2010-10-05-38</guid>
			<pubDate>Mon, 04 Oct 2010 23:59:01 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Pemasaran Produk UKM kurang difasilitasi Pemerintah</title>
			<description>&lt;h3&gt;Pemasaran produk UMKM kurang difasilitasi pemerintah&lt;/h3&gt;
 &lt;code&gt;Jumat, 01/10/2010 14:35:14 WIB&lt;/code&gt;&lt;br&gt;&lt;span&gt;Oleh: Fajar Sidik&lt;/span&gt;
 
 
 &lt;p&gt;&lt;font&gt;&amp;nbsp;&lt;/font&gt;&lt;font&gt;JAKARTA : 
Pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah harus lebih difasilitasi 
dari sisi permintaan (demand), karena persoa...</description>
			<content:encoded>&lt;h3&gt;Pemasaran produk UMKM kurang difasilitasi pemerintah&lt;/h3&gt;
 &lt;code&gt;Jumat, 01/10/2010 14:35:14 WIB&lt;/code&gt;&lt;br&gt;&lt;span&gt;Oleh: Fajar Sidik&lt;/span&gt;
 
 
 &lt;p&gt;&lt;font&gt;&amp;nbsp;&lt;/font&gt;&lt;font&gt;JAKARTA : 
Pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah harus lebih difasilitasi 
dari sisi permintaan (demand), karena persoalan usaha kecil yang paling 
dominan terkait dengan pemasaran produk, bukan pada kapasitas produksi.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font&gt;Direktur UKM Center Universitas Indonesia Nining 
I. Soesilo mengatakan selama ini program pengembangan usaha kecil yang 
dilakukan oleh pemerintah hanya ideal di atas kertas, sedangkan 
pelaksanaannya tidak pernah optimal.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font&gt;&quot;Hal itu dipengaruhi oleh perencanaan program yang
 hanya dilakukan kalangan birokrat, tanpa melibatkan pelaku usaha yang 
mengetahui lebih detil segala persoalan usaha kecil yang terjadi di 
lapangan,&quot; ujarnya hari ini.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font&gt;Dia menjelaskan persoalan bukan pada penyusunan 
skema bisnis, karena itu hanya benar di atas kertas. Kalau tidak pernah 
ada yang langsung terjun bisnis, perumusan itu mengacu pada persoalan 
yang mana. &quot;Jadi sebagus apapun skema bisnis yang dibuat kementerian itu
 kalau tidak mengacu ke akar persoalan, tidak akan jalan.&quot; &lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font&gt;Menurut Nining, selama ini program pengembangan 
usaha kecil yang diberikan oleh pemerintan hanya terpaku dalam bentuk 
penguatan dari sisi supply, seperti proses produksi dan pelatihan 
wirausaha. Namun, program yang bisa membuka lebih luas dari sisi demand 
tidak banyak disentuh.&lt;br&gt;
&amp;nbsp;&lt;br&gt;
Padahal, katanya, sebagian besar usaha kecil di daerah itu memiliki 
memiliki kemampuan yang baik dari sisi supply, tetapi usahanya tidak 
berkembang karena kesulitan mengembangkan pemasaran produknya.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;font&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;
&quot;Seharusnya pemerintah lebih berperan aktif dalam membuka lebih lebar 
pintu-pintu pemasaran bagi usaha kecil itu yang harus difasilitasi 
secara lansung dan berkelanjutan. Bukan sekedar mengikutsertakan dalam 
pameran dan setelah itu dibiarkan. Karena persoalan dari sisi demand itu
 masih ada,&quot; ungkapnya. (bas) &lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;b&gt;Perhatikan :&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;/font&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/index/3&quot;&gt;Daftarkan diri anda bergabung di Forum Pengusaha&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/langkah_dasar_memulai_toko_online/2010-09-25-28&quot;&gt;Langkah Dasar Memulai Toko Online&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/batagor_rasa_jepang/2010-09-20-25&quot;&gt;Dahsyatnya Batagor Rasa Jepang&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;font&gt;&lt;br&gt;&lt;/font&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/pemasaran_produk_ukm_kurang_difasilitasi_pemerintah/2010-10-05-37</link>
			<dc:creator>bravogroups</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/pemasaran_produk_ukm_kurang_difasilitasi_pemerintah/2010-10-05-37</guid>
			<pubDate>Mon, 04 Oct 2010 23:53:03 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Mainkan.com portal game Indonesia</title>
			<description>&lt;p&gt;Ada &lt;a style=&quot;color: rgb(12, 153, 255); text-decoration: underline;&quot; id=&quot;Y3362057S7&quot;&gt;Portal game&lt;/a&gt;
 online terbaru yaitu Mainkan.com berdiri di bawah naungan PT. Infomedia
 Nusantara sebagai bagian dari Yellow Pages online. Merupakan salah satu
 bagian dari social community &lt;a style=&quot;color: rgb...</description>
			<content:encoded>&lt;p&gt;Ada &lt;a style=&quot;color: rgb(12, 153, 255); text-decoration: underline;&quot; id=&quot;Y3362057S7&quot;&gt;Portal game&lt;/a&gt;
 online terbaru yaitu Mainkan.com berdiri di bawah naungan PT. Infomedia
 Nusantara sebagai bagian dari Yellow Pages online. Merupakan salah satu
 bagian dari social community &lt;a style=&quot;color: rgb(12, 153, 255); text-decoration: underline;&quot; id=&quot;Y3362057S8&quot;&gt;yang&lt;/a&gt;
 dimiliki dan dibangun oleh YellowPages.co.id. Tujuan dibentuknya social
 community dengan format portal game ini adalah untuk merangkul 
gamers-gamers yang ada di Indonesia dan mengembangkan lebih jauh lagi 
potensi yang dimiliki oleh masing-masing dari mereka untuk kegiatan yang
 positif.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;a style=&quot;cursor: pointer;&quot; href=&quot;http://www.beritateknologi.com/wp-content/uploads/2010/08/miu-game-online-mainkan.jpg&quot;&gt;&lt;img class=&quot;aligncenter size-full wp-image-16016&quot; title=&quot;miu-game-online-mainkan&quot; src=&quot;http://www.beritateknologi.com/wp-content/uploads/2010/08/miu-game-online-mainkan.jpg&quot; alt=&quot;&quot; height=&quot;350&quot; width=&quot;450&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Potensi perkembangan &lt;a style=&quot;color: rgb(12, 153, 255); text-decoration: underline;&quot; id=&quot;Y3362057S3&quot;&gt;games&lt;/a&gt;
 di Indonesia dinilai masih sangat potensial untuk dikembangkan lebih 
jauh lagi. PT Infomedia Nusantara melihat potensi ini dilihat dari 
Network yang dimiliki masing-masing player sangat besar hingga ke 
internasional. Hal ini akan berdampak luas juga bagi nilai bangsa kita. 
Dengan bermain games, tingkat kecerdasan dan daya rangsang anak bisa 
terasah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Casual Games&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Portal game Mainkan.com ini sendiri saat ini memiliki 50 casual games
 yang terdiri dari beberapa kategorisasi seperti puzzle, hidden objects,
 time management, action/arcade, match 3, cards/board, dan &lt;a style=&quot;color: rgb(12, 153, 255); text-decoration: underline;&quot; id=&quot;Y3362057S2&quot;&gt;kids&lt;/a&gt;. Permainan tersebut antara lain Plants vs Zombie, Treasure&lt;br&gt;
Mole, Bejeweled, Insaniquarium, &lt;a style=&quot;color: rgb(12, 153, 255); text-decoration: underline;&quot; id=&quot;Y3362057S5&quot;&gt;Book&lt;/a&gt;
 Worm, Stand O Food, Farm Frenzy, dll. Dengan kategori game yang ada di 
Mainkan.com, anak-anak atau user lain akan sangat terbantu dalam 
perangsangan sel-sel otaknya baik otak kanan maupun otak kirinya. 
Kreativitas pemain&lt;br&gt;
akan sangat terpacu dengan game-game tersebut. Anda dapat melihat tampilan game dari Virtual Farm berikut ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;a style=&quot;cursor: pointer;&quot; href=&quot;http://www.beritateknologi.com/wp-content/uploads/2010/08/virtual-farm-game.jpg&quot;&gt;&lt;img class=&quot;aligncenter size-full wp-image-16017&quot; title=&quot;virtual-farm-game&quot; src=&quot;http://www.beritateknologi.com/wp-content/uploads/2010/08/virtual-farm-game.jpg&quot; alt=&quot;&quot; height=&quot;210&quot; width=&quot;360&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;
Saat ini untuk memainkan kelima puluh casual games tersebut diperlukan 
proses downloading. Ketika sudah selesai mendownload maka yang 
didapatkan adalah versi trial dengan durasi rata-rata 60 menit. Jika 
users menginginkan games tersebut terinstal utuh di PC maka user 
diharuskan membeli complete version nya.&lt;br&gt;
Informasi detail masing-masing games tertera di dalam portal 
Mainkan.com. Mulai dari deskripsi permainan, cara bermain, keuntungan 
mendownload complete version, hingga system requirement (spesifikasi 
hardware system yang diperlukan dan kompatibel).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Rencananya casual games yang ada di Mainkan.com saat ini akan 
bertambah lagi dan akan dibuat menjadi versi flash. Jadi, user yang 
ingin bermain tidak perlu mendownload lagi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;MMORPG: MIU! Online&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Portal Mainkan.com tidak hanya berisi casual games itu saja. Saat ini di dalam Mainkan.com juga terdapat &lt;a style=&quot;color: rgb(12, 153, 255); text-decoration: underline;&quot; id=&quot;Y3362057S9&quot;&gt;Massively Multiplayer Online Role Playing Game&lt;/a&gt; (MMORPG) yaitu MIU! Game Online. Game Miu! Online mengambil setting pada suatu tempat di abad&lt;br&gt;
pertengahan, dimana monster jahat berkeliaran dan pemain mengandalkan 
kekuatan untuk bertarung menghadapi musuh di setiap petualangan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;User dapat menciptakan hingga 5 karakter maksimal yang dapat menambah
 keasyikan dalam bermain. Karakter yang tersedia antara lain Pendekar, 
Mage, Ksatria, dan Pendeta.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;User juga dapat memilih jenis kelamin karakternya dan dapat mencari 
jodoh di dalam permainan ini, sehingga antara karakter yang satu dengan 
yang lain dapat terikat di dalam tali&lt;br&gt;
pernikahan. Selain itu interaksi antara pemain satu dengan yang lain 
sangat kental di dalam permainan ini. Mulai dari percakapan langsung 
sampai membentuk grup.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Cara bermainan MIU! Game Online cukup mudah. Hanya melakukan 
registrasi di Mainkan.com saja, otomatis username dan password user akan
 dapat digunakan di dalam MIU!.&lt;br&gt;
Setelah itu login ke game MIU! dengan cara klik pada halaman &quot;Permainan 
Web” kemudian klik MIU! atau login langsung dengan memasukkan URL 
http://miu.mainkan.com.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;MIU! juga bisa melakukan Login lewat account Facebook, buka MIU Indonesia kemudian&lt;br&gt;
klik pada &lt;a style=&quot;color: rgb(12, 153, 255); text-decoration: underline;&quot; id=&quot;Y3362057S0&quot;&gt;button&lt;/a&gt; &quot;ke Aplikasi” atau masuk ke URL http://apps.facebook.com/miu_indonesia/&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Setelah Login selesai maka user diminta untuk membuat karakter. 
Seperti yang sudah dijelaskan di atas maksimal karakter yang mampu 
dibuat adalah 5 karakter. User diberi kebebasan untuk memilihnya. Kelima
 karakter tersebut bisa berkarater sama semua misalnya Pendekar atau 
berbeda-beda. Setelah usai membuat karakter maka MIU! siap untuk 
dimainkan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Untuk meningkatkan awareness portal mainkan.com maka akan diadakan 
kompetisi mini ingame yang akan diadakan mulai tanggal 12 Agustus 2010. 
Kompetisi mini tersebut akan diadakan selama sekitar dua minggu. Hal ini
 diadakan untuk menyambut dan memeriahkan Launching Mainkan.com.&lt;br&gt;
Melalui portal game Mainkan.com ini banyak harapan yang ingin dicapai 
oleh PT Infomedia Nusantara. Diharapkan dengan kehadiran portal game 
Mainkan.com ini bisa menimbulkan dampak positif yang dapat dirasakan 
oleh semua elemen. Sudah banyak anak&lt;br&gt;
bangsa yang mengharumkan nama baik bangsa melalui ajang kompetisi games.
 Jadi, dengan adanya portal game Mainkan.com prestasi sejenis itu bisa 
meningkat kedepannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;br&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Anda Cek Juga :&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/10_fenomena_aneh_di_dunia/2010-09-20-18&quot;&gt;10 Fenomena aneh di Dunia&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/rtr/1-2-1&quot;&gt;Ngeklik dapat duit&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/subhanallah_bacaan_al_quran_sembuhkan_penyakit/2010-09-19-14&quot;&gt;Bacaan Al Quran dapat menyembuhkan penyakit&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/mainkan_com_portal_game_indonesia/2010-10-05-36</link>
			<dc:creator>bravogroups</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/mainkan_com_portal_game_indonesia/2010-10-05-36</guid>
			<pubDate>Mon, 04 Oct 2010 23:48:37 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Ponsel Bambu Ramah Lingkungan</title>
			<description>&lt;p&gt;Berikut ini adalah prototipe &lt;a style=&quot;color: rgb(12, 153, 255); text-decoration: underline;&quot; id=&quot;Y6282051S0&quot;&gt;ponsel&lt;/a&gt; &lt;a style=&quot;color: rgb(12, 153, 255); text-decoration: underline;&quot; id=&quot;Y6282051S7&quot;&gt;yang&lt;/a&gt;
 produsennya memiliki gagasan untuk menggantikan bodi yang biasa terbuat
 plastik dan ...</description>
			<content:encoded>&lt;p&gt;Berikut ini adalah prototipe &lt;a style=&quot;color: rgb(12, 153, 255); text-decoration: underline;&quot; id=&quot;Y6282051S0&quot;&gt;ponsel&lt;/a&gt; &lt;a style=&quot;color: rgb(12, 153, 255); text-decoration: underline;&quot; id=&quot;Y6282051S7&quot;&gt;yang&lt;/a&gt;
 produsennya memiliki gagasan untuk menggantikan bodi yang biasa terbuat
 plastik dan menggantikannya dengan bambu. Memang, mungkin hanya 
sebagian pembaca yang tentunya tahu semua sifat-sifat kekuatan dan daya 
tahan bambu. Selain itu bambu memang tumbuh sangat cepat sehingga 
menjadi bahan ekologi yang sangat baik.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;a style=&quot;cursor: pointer;&quot; href=&quot;http://www.beritateknologi.com/wp-content/uploads/2010/10/ponsel-bambu.jpg&quot;&gt;&lt;img class=&quot;aligncenter size-full wp-image-16583&quot; title=&quot;ponsel-bambu&quot; src=&quot;http://www.beritateknologi.com/wp-content/uploads/2010/10/ponsel-bambu.jpg&quot; alt=&quot;&quot; height=&quot;238&quot; width=&quot;481&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Model prototipe yang disajikan juga memiliki &lt;a target=&quot;_blank&quot; href=&quot;http://ads.clicksor.com/search.php?q=keyboard&quot; style=&quot;color: rgb(12, 153, 255); text-decoration: underline;&quot; id=&quot;Y6282051S3&quot;&gt;keyboard&lt;/a&gt; yang terbuat dari bambu dengan desain yang dikepang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Keunikan dan inovasi lainnya, bodi bambu dan layar sedikit melengkung berkat penggunaan layar LED.&lt;br&gt;
Ponsel ini masih mengalami modifikasi sedikit sebelum dipasarkan. (&lt;a style=&quot;cursor: pointer;&quot; href=&quot;http://www.chinitech.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;sumber&lt;/a&gt;)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;a style=&quot;cursor: pointer;&quot; href=&quot;http://www.beritateknologi.com/wp-content/uploads/2010/10/handphone-bambu.jpg&quot;&gt;&lt;img class=&quot;aligncenter size-full wp-image-16584&quot; title=&quot;handphone-bambu&quot; src=&quot;http://www.beritateknologi.com/wp-content/uploads/2010/10/handphone-bambu.jpg&quot; alt=&quot;&quot; height=&quot;273&quot; width=&quot;389&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;


 &lt;div class=&quot;linkwithin_text&quot; id=&quot;linkwithin_text_0&quot; style=&quot;margin: 0pt; border: 0pt none; padding: 20px 0pt 5px; text-align: left; font-weight: bold;&quot;&gt;
 Promosikan produk anda di : &lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/forum&quot;&gt;Forum Pengusaha&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/ponsel_bambu_ramah_lingkungan/2010-10-05-35</link>
			<dc:creator>bravogroups</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/ponsel_bambu_ramah_lingkungan/2010-10-05-35</guid>
			<pubDate>Mon, 04 Oct 2010 23:40:34 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Waspadai Rawan Pangan</title>
			<description>&lt;h3 align=&quot;center&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/index/3&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;DAFTAR DI SINI UNTUK BERGABUNG DENGAN FORUM PENGUSAHA&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3&gt;&lt;br&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3&gt;&apos;Waspadai ancaman kerawanan pangan&apos;&lt;/h3&gt;
 &lt;code&gt;Kamis, 23/09/2010 20:01:58 WIB&lt;/code&gt;&lt;br&gt;&lt;span&gt;Oleh: Yusuf W...</description>
			<content:encoded>&lt;h3 align=&quot;center&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/index/3&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;DAFTAR DI SINI UNTUK BERGABUNG DENGAN FORUM PENGUSAHA&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3&gt;&lt;br&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3&gt;&apos;Waspadai ancaman kerawanan pangan&apos;&lt;/h3&gt;
 &lt;code&gt;Kamis, 23/09/2010 20:01:58 WIB&lt;/code&gt;&lt;br&gt;&lt;span&gt;Oleh: Yusuf Waluyo Jati&lt;/span&gt;
 
 
 JAKARTA: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) 
Indonesia dan ekonom memperingatkan kemungkinan timbulnya kerawanan 
pangan yang melanda Tanah Air akibat ketidakseimbangan iklim secara 
global mulai tahun ini. &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Ketidakseimbangan itu mulai memicu perubahan cuaca yang ekstrem sehingga
 menyebabkan gangguan panen di beberapa daerah. Selain itu, problem 
distribusi yang belum dapat dituntaskan, bisa kian memperparah kerawanan
 pangan di masyarakat. &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&quot;Ketidakseimbangan iklim ini telah menyebabkan gangguan produksi pangan 
di sejumlah sentra pertanian kita. Selain itu, minimnya daya dukung 
infrastruktur terutama di luar Jawa terbukti telah menghambat kelancaran
 pasokan pangan,&quot; ujar Pjs. Ketua Umum Kadin Indonesia, Adi Putra 
Darmawan Tahir kepada Bisnis hari ini.&lt;br&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/obama_puji_entrepreneur_indonesia/2010-09-19-10&quot;&gt;Obama Puji Entrepreneur Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/batagor_rasa_jepang/2010-09-20-25&quot;&gt;Sukses Batagor Rasa Jepang&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/rtr/1-2-1&quot;&gt;Daftar, Klik tiap hari dapat penghasilan&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
Dengan kondisi itu, katanya, pasokan pangan nasional berpotensi turun 
signifikan pada 2010. Jika Indonesia mengalami defisit bahan pangan, 
Kadin khawatir kodisi itu bisa dengan mudah memicu gejolak inflasi 
mengingat harga kebutuhan pokok sejauh ini belum memperlihatkan tren 
penurunan pasca-Lebaran. &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Di tempat terpisah, ekonom bidang pertanian Bustanul Arifin menjelaskan 
perubahan iklim yang melanda di seluruh belahan dunia telah berdampak 
ekstrim dalam mengganggu sistem produksi pangan. &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&quot;Kuat dugaan kalau gangguan produksi itu sudah terjadi di mana-mana. 
Setidaknya, secara fisik telah terjadi serangan hama di berbagai tempat 
yang diperkirakan akibat adanya perubahan iklim,&quot; paparnya.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Menurut dia, terdapat teori ekologi yang menyebutkan bahwa kini banyak 
muncul kembali hama pertanian pangan yang sudah lama menghilang. &quot;Bahkan
 hama wereng yang selama ini kita anggap sudah musnah, ternyata kembali 
menyerang padi milik petani,&quot; ujarnya. &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Dampak dari semua itu, imbuhnya, ada kekhawatiran cadangan pangan 
nasional menjadi merosot drastis. Jika cadangan pangan nasional defisit 
sehingga memicu pembukaan keran impor pangan, dia menilai hal itu 
bukanlah sesuatu yang layak dipertentangkan. &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&quot;Bagi saya, persoalan impor itu bukan sesuatu yang tabu. Namun, hal itu 
bisa diartikan juga bahwa perkiraan data produktivitas pertanian pangan 
yang selama ini ada memang wajib untuk terus dipantau secara serius,&quot; 
tegasnya. (gak)&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;b&gt;CEK JUGA :&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/bisnis_dengan_modal_minim/2010-09-19-13&quot;&gt;Bisnis dengan Modal Minim&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/dapat_sim_setelah_960_kali/2010-09-19-12&quot;&gt;Dapat SIM setelah tes 960 kali&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/waspadai_rawan_pangan/2010-09-28-34</link>
			<dc:creator>bravogroups</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/waspadai_rawan_pangan/2010-09-28-34</guid>
			<pubDate>Mon, 27 Sep 2010 23:46:11 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Penyaluran KTA diproyeksikan naik</title>
			<description>&lt;h3 align=&quot;center&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/index/3&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt;&quot;&gt;PROMOSIKAN PRODUK ANDA DI SINI GRATIS !!&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Penyaluran KTA diproyeksikan naik&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
 &lt;code&gt;Senin, 27/09/2010 21:27:15 WIB&lt;/code&gt;&lt;br&gt;&lt;span&gt;Oleh: Dwi Wahy...</description>
			<content:encoded>&lt;h3 align=&quot;center&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/index/3&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt;&quot;&gt;PROMOSIKAN PRODUK ANDA DI SINI GRATIS !!&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Penyaluran KTA diproyeksikan naik&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
 &lt;code&gt;Senin, 27/09/2010 21:27:15 WIB&lt;/code&gt;&lt;br&gt;&lt;span&gt;Oleh: Dwi Wahyuni&lt;/span&gt;
 &lt;div class=&quot;newsContent&quot;&gt;
 
 SURABAYA: Iklim ekonomi yang dinilai semakin kondusif mendorong 
perbankan menggenjot penyaluran kredit tanpa agunan yang selama ini 
memiliki NPL rendah.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Salah satunya adalah Bank ICB Bumiputera yang saat ini siap memacu 
realisasi kredit tanpa agunan (KTA) di Surabaya senilai Rp7,5 miliar. 
&quot;Target utama kami&amp;nbsp; adalah membidik konsumen menengah atas dari kalangan
 profesional,&quot; ujar Consumer Loan Manager PT Bank ICB Bumiputera 
Surabaya Bambang Heryawan dalam siaran pers petang tadi di Surabaya.&lt;br&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/10_fenomena_aneh_di_dunia/2010-09-20-18&quot;&gt;10 Fenomena Aneh di Dunia&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/rtr/1-2-1&quot;&gt;Cukup daftar dan Klik tiap hari dapat Duit&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
Menurut dia, potensi nasabah dari kalangan profesi seperti dokter di 
Jatim relatif besar. Hingga Agustus 2010, total penyaluran KTA bank itu 
sudah tercatat Rp15 miliar. Khusus untuk profesi dokter, kata Bambang, 
pihaknya memproyeksikan pengucuran senilai Rp20 miliar hingga akhir 
2010. &quot;Saat ini dari target tersebut baru terealisasi sebesar Rp2,5 
miliar,&quot; ujarnya.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
KTA Profesi ini, kata dia, kebanyakan digunakan untuk pengadaan 
alat-alat kedokteran. Peralatan praktik pribadi ini nantinya yang 
menjadi agunan. Selain itu, kredit komersial ini pun ditawarkan dengan 
bunga rendah yakni mulai 9,99% per tahun.&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Bambang membenarkan program KTA ini digenjot, karena&amp;nbsp; tingkat kredit 
bermasalah (nonperforming loan/ NPL) pinjaman tersebut&amp;nbsp; cenderung&amp;nbsp; 
stabil. Bahkan, tingkat NPL untuk keseluruhan KTA profesional Bumiputera
 di Surabaya kurang dari 1%. (spr)&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;h3 align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;../forum&quot;&gt;BERGABUNG DENGAN FORUM PENGUSAHA&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;br&gt;&lt;b&gt;JANGAN LUPA BACA :&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://adf.ly/6w3O&quot;&gt;Info Lowongan Kerja&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/langkah_dasar_memulai_toko_online/2010-09-25-28&quot;&gt;Langkah Dasar Memulai Toko Online&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/resep_sukses_para_usahawan/2010-09-20-22&quot;&gt;Resep Sukses Para Usahawan&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/penyaluran_kta_diproyeksikan_naik/2010-09-28-33</link>
			<dc:creator>bravogroups</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/penyaluran_kta_diproyeksikan_naik/2010-09-28-33</guid>
			<pubDate>Mon, 27 Sep 2010 23:35:27 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Persyaratan Bagi UKM Jangan dipersulit</title>
			<description>&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/index/3&quot;&gt;JANGAN LUPA !! DAFTARKAN DISINI UNTUK PROMOSI&lt;br&gt;GRATIS PRODUK ANDA&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br&gt;Oleh: Mulia Ginting Mun...</description>
			<content:encoded>&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/index/3&quot;&gt;JANGAN LUPA !! DAFTARKAN DISINI UNTUK PROMOSI&lt;br&gt;GRATIS PRODUK ANDA&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br&gt;Oleh: Mulia Ginting Munthe&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;newsContent&quot;&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;JAKARTA:
 Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan mengingatkan para pejabat 
eselon I di instansinya agar jangan mempersulit persyaratan terhadap 
pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk menerima fasilitas 
dan bantuan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Birokrasi itu memang perlu sebagai alat kontrol 
yang baik, akan tetapi jangan menjadi penghambat perkembangan sektor 
riil,&quot; ujar nya seusai melantik 13 pejabat eselon I di jajarannya, hari 
ini.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kepada ke tujuh&amp;nbsp; Deputi&amp;nbsp; Bidang yang menjadi andalan 
Kementerian Koperasi dan UKM membangun kinerja UMKM, diminta 
meningkatkan sinergitas. Dengan demikian, bantuan dan fasilitasi yang 
ditujukan kepada UMKM bisa bermanfaat bagi pemberdayaan peekonomian 
rakyat. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Sjarifuddin Hasan meminta agar mulai Oktober, para 
Deputi Bidang melaksanakan evcaluasi terhadap seluruh hasil kinerjanya. 
Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas 
program-program yang dilaksanakan bagi pemberdayaan UMKM.&lt;br&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://adf.ly/6w3O&quot;&gt;Info Lowongan Kerja&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://adf.ly/6w4X&quot;&gt;Join Komunitas Bisnis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/rtr/1-2-1&quot;&gt;&lt;b&gt;Cuma Nge-klik dapat DOLLAR&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Melalui
 evaluasi juga diketahui apakah seluruh program pemberdayaan sudah 
berjalan atau tidak. Terutama bagi kepentingan masyarakat UMKM yang 
menjadi sasaran utama dari setiap program yang diluncurkan Kementerian 
Koperasi dan UKM.&lt;br&gt;&lt;br&gt;”Evaluasi secara umum memiliki tingkat 
keberhasilan sekitar 50% dari setiap program. Jika tidak dilaksanakan, 
bagaimana mungkin bisa diketahui efeketivitas dan keberhasilan agenda 
bagi kinerja masyarakat.”&lt;br&gt;&lt;br&gt;Para pejabat yang dilantik itua.l&amp;nbsp; 
Pariaman Sinaga menjadi Deputi Bidang Pembiayaan&amp;nbsp; menggantikan Agus 
Muhaarram. yang dimutasikan ke Deputi Bidang Pengembangan Sumberdaya 
Manusia, menggantikan Neddy Rafinaldi Halim. Neddy juga dimutasikan ke 
Deputi Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha yang selama ini dirangkap 
oleh Agus Muharram.(ra)&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;b&gt;BACA :&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/kendala_wanita_untuk_berwirausaha/2010-09-20-24&quot;&gt;Kendala Wanita Untuk Berwirausaha&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/resep_sukses_para_usahawan/2010-09-20-22&quot;&gt;Resep Sukses Para Wirausahawan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/stuff&quot;&gt;Game Online Keren&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/persyaratan_bagi_ukm_jangan_dipersulit/2010-09-27-32</link>
			<dc:creator>bravogroups</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/persyaratan_bagi_ukm_jangan_dipersulit/2010-09-27-32</guid>
			<pubDate>Mon, 27 Sep 2010 01:31:23 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>BRI siap biayai surat tagihan piutang UKM</title>
			<description>&lt;font&gt;&lt;p&gt;&lt;font&gt;JAKARTA: Perbankan siap 
membiayai anjak piutang terhadap usaha kecil menengah (UKM) untuk 
mendorong perputaran arus kas semakin cepat yang dapat mendorong usaha 
kecil dapat tumbuh semakin agresif.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;font&gt;Direktur
 UKM BRI Djarot Kusumayakti mengatakan pembiayaan surat t...</description>
			<content:encoded>&lt;font&gt;&lt;p&gt;&lt;font&gt;JAKARTA: Perbankan siap 
membiayai anjak piutang terhadap usaha kecil menengah (UKM) untuk 
mendorong perputaran arus kas semakin cepat yang dapat mendorong usaha 
kecil dapat tumbuh semakin agresif.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;font&gt;Direktur
 UKM BRI Djarot Kusumayakti mengatakan pembiayaan surat tagihan piutang 
milik UKM mulai dilakukan, terutama terhadap pelaku usaha yang memiliki 
jejak rekam baik dalam bisnis dan kreditnya.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;font&gt;&amp;nbsp;&lt;/font&gt;&lt;font&gt;Hal
 itu, untuk membantu pelaku usaha kecil bisa semakin memperlancar arus 
kas di tengah situasi usaha yang masih dihadapkan pada kontrak 
pembayaran jangka menengah dan panjang terutama bagi UKM yang menjadi 
pemasok bagi perusahaan BUMN.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;font&gt;&amp;nbsp;&lt;/font&gt;&lt;font&gt;&quot;Biasanya
 pembayaran atas transaksi barang UKM itu tidak terlalu besar, tapi 
mekaismenya masih cukup banyak yang pembayarannya ditunda sekitar 2-3 
bulan. Untuk itu, bagi UKM yang memiliki surat tagihan atas piutang 
mereka sudah bisa memperoleh pembiayaan dari perbankan,” katanya hari 
ini. &lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;font&gt;&amp;nbsp;&lt;/font&gt;&lt;font&gt;Djarot 
menyampaikan pembiayaan anjak piutang itu sebenernya sudah lama 
dilakukan terutama bagi UKM yang menjadi pemasok bagi perusahaan BUMN 
dan perusahaan besar lainnya. Namun, belum semua bank dan lembaga 
pembiayaan memberikan pinjaman talangannya.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;/font&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://adf.ly/6w3O&quot;&gt;Info Lowongan Kerja&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://adf.ly/7CTW&quot;&gt;Internet Sehat Untuk Anak&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;font&gt;&amp;nbsp;&lt;/font&gt;&lt;font&gt;Untuk
 itu, katanya, BRI sebagai bank yang bergerak di pasar usaha kecil 
memprioritaskan pembiayaan tersebut sebagai bagian dari skema pembiayaan
 yang ditawarkan terhadap UKM.&lt;/font&gt;&lt;font&gt;&lt;p&gt;&lt;font&gt;&amp;nbsp;&lt;/font&gt;&lt;font&gt;&quot;Jumlah
 pembiayaan yang diberikan memang tidak bisa seluruhnya sesuai dengan 
jumlah tagihan piutang, karena harus memperhitungkan risiko dan biaya 
lainnya yang dibutuhkan untuk pemrosesan pengalihan hak penagihannya 
sampai lunas,” jelasnya.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;font&gt;Dia 
mengungkapkan&amp;nbsp; untuk UKM yang memiliki jejak rekam baik dan perusahaan 
yang mengeluarkan dokumen utangnya juga tidak pernah bermasalah, maka 
jumlah pembiayaan yang diberikan bisa mencapai 90% dari jumlah tagihan 
piutang tersebut. (bas)&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;BACA JUGA YA..:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;/font&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/kehebatan_seo/2010-09-25-30&quot;&gt;Kehebatan Search Engine&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/tarif_listrik_batal_naik/2010-09-25-29&quot;&gt;Tarif Listrik Batal Naik Lho&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/langkah_dasar_memulai_toko_online/2010-09-25-28&quot;&gt;Langkah Dasar Memulai Toko Online&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bravoforum.ucoz.com/news/presiden_minta_pengusaha_tak_lupakan_pasar_domestik/2010-09-25-27&quot;&gt;Presiden Minta Pengusaha Tidak Lupakan Pasar Domestik&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;font&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;font&gt;&lt;br&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;/font&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/bri_siap_biayai_surat_tagihan_piutang_ukm/2010-09-27-31</link>
			<dc:creator>bravogroups</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/bri_siap_biayai_surat_tagihan_piutang_ukm/2010-09-27-31</guid>
			<pubDate>Mon, 27 Sep 2010 01:18:40 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Kehebatan SEO !!</title>
			<description>&lt;p&gt;SEO adalah teknik stukturisasi dan restukturisasi sebuah website agar
 mudah dikenali Search Engine dan mendapatkan hasil terbaik di halaman 
 pencarian search engine.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kenapa pebisnis internet marketing menerapkan SEO, agar webnya 
mendapatkan ribuan kunjungan, pertanyaannya apakah ada yg...</description>
			<content:encoded>&lt;p&gt;SEO adalah teknik stukturisasi dan restukturisasi sebuah website agar
 mudah dikenali Search Engine dan mendapatkan hasil terbaik di halaman 
 pencarian search engine.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kenapa pebisnis internet marketing menerapkan SEO, agar webnya 
mendapatkan ribuan kunjungan, pertanyaannya apakah ada yg menerapkan SEO
 penuh tetapi tidak jualan klik per klik? Banyak termasuk saya, di &lt;a href=&quot;http://www.google.co.id/&quot;&gt;http://www.google.co.id&lt;/a&gt;
 ketika mengetikkan: layanan desain web, maka web: www.visimaster.com 
ada di halaman pertama, dampaknya alhamdulillah dengan seizin Allah, 
kami ada order/project web dan sistem informasi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;strong&gt;SEO membantu Devisaa&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Banyak, para ekportir kerajinan dan mebel mereka menjual barang 
dengan meng-SEO kan websitenya, tujuannya adalah agar web mereka muncul 
 di halaman awal Google sehingga produk nya mudah di kenal. sehingga 
dari sini SEO sangat membanti Devisa negara, karena dulunya mebel-mebel
 dari China menduduki halan awal di Google di pencarian kata wholesale 
 dan lain-lain, sekarang yang menduduki halaman pertama adalah produsen
 mebel dari Indonesia, sehinga kita tahu produk-produk mebel Indonesia 
naik drastis.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;em&gt;&quot;Anak desa” mendapatkan order raksasa karena web nya nomor 1 di google.&lt;br&gt;&lt;/em&gt;&lt;br&gt;
 Sudah mendengar khabar dari Jepara, seorang anak desa dengan websitenya
 yang menjual produk dari kayu dan barusan mendapatkan order langsung 
 dari Apple untuk pembuatan Chasing kayu untuk produk IPOD?????&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Anak desa yang tidak kenal dengan Apple Corporation bisa mendapatkan 
 Job? Devisa terbantu. Apakah &quot;”anak desa”&quot; itu seorang programmer 
hebat? Tidak, biasa-biasa atau standar saja.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kesuksesan SEO milik orang cerdas, cerdik atau tekun, bukan milik 
programmer semata, bahkan saya lihat banyak programmer yang tidak tahu 
SEO.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;strong&gt;SEO menyelamatkan Indonesia yaitu Bali dan Yogya&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sehabis BOM Bali, maka para touris lari dari negara ini, mereka 
takut, akhirnya dunia pariwisata menurun, rakyat Bali sedih tingkat 
hunian hotel rendah produk-produk di bali sepi pembeli. Dunia berburu 
berita tentang Bali dengan kata Bali Bombing, maka google menunjukkan 
kehanciran Bali, manusia berdarah-darah, gedung hancur, ada potongan 
tangan, ada berita heboh di Google tentang hebatnya Bali, Bali sepi. 
Negara Malaysia, Thailand dengan wisatanya senang, mereka meluncurkan 
iklan pariwisatanya, sehingga yg bertujuan ke Bali pindah ke negara 
mereka.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Munculah gerakan di Top Manajemen di Bali dan mengerahkan Pakar-pakar
 SEO Indonesia, akhirnya dalam waktu singkat ketika masyarakat dunia 
mencari berita Bali Boombing di Google yang muncul adalah pemulihan yang
 cepat, keadaan nyaman pulau bali paska Bom Bali, keadaan touris yang 
sedang santai di lokasi Bom Bali.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Semua berita negatif di Bali terlempar ke bawah, sehingga berita 
positif tentang pemulihan Bali muncul di halaman-halaman awal Google, 1 
tahun kemudian tingkat hunian di Bali sudah pulih.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;strong&gt;SEO sanggup merubah opini Dunia&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Gempa Yogya melanda, potensi budaya hancur sebagian, namun berita itu
 sampai ke dunia, karena Kraton Yogyakarta memiliki hubungan dengan 
kerajaan Inggris, belanda, malaysia, kasultanan Brunia.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pencaria berita Gempa Jogja di dunia meningkat, karena Jogja adalah 
ASIA KECIL menurut para praktisi pariwisata. Kerugian berdampak pada 
ekportir perak, kerajinan kasongan, kerajinan kulit karena berita itu, 
importir dari negara lain hampir ada yg akan lari ke produk-produk dari 
negara China, akhirnya website kebangkitan yogya, kebangkitan bantul 
muncul banyak sekali, semua top di google, desa kasongan dengan produk 
gerabah yang menguasai dunia di ekpos habis-habisan, domain bangkit 
jogja laris.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Semua pergerakan berusaha melindungi opini bahwa Yogya yang terkena 
gempa hanya sebagian wilayah bukan semuanya, dari berita kebangkitan 
itu, dengan foto-foto pembangunan, gotong royong dan pencegahan bencana 
 dari pemerintah yang bagus maka dampaknya:&lt;/p&gt;

&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Para importir negara lain justru membantu dana untuk 
membangunbeberapa produsen kerajinan yogya untuk membangun gedung,mesin 
 dan tatanan paabrik yang rusak&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pembayaran produk dari pembeli2 luar negeri dipercepat, dampaknya pengrajin bisa memulihkan langkah usaha dengan cepat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Dengan gempa akhirnya banyak industri dunia tahu, bahwa yogya punya produk kerajinan yang hebat dan cukup murah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;

&lt;p&gt;Demikian gambaran SEO menyelamatkan Indonesia.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sumber bacaan: Postingan &lt;a href=&quot;http://ipan.web.id/&quot;&gt;Ipan Pranashakti&lt;/a&gt; di Milis Pengusaha Muslim, &lt;a href=&quot;http://pengusahamuslim.com/&quot;&gt;pengusahamuslim.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Artikel &lt;a href=&quot;http://jejakbusiness.wordpress.com/&quot;&gt;jejakbusiness.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dipublikasikan oleh: &lt;a href=&quot;http://pengusahamuslim.com/&quot;&gt;PengusahaMuslim.Com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/kehebatan_seo/2010-09-25-30</link>
			<dc:creator>bravogroups8016</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/kehebatan_seo/2010-09-25-30</guid>
			<pubDate>Sat, 25 Sep 2010 04:21:25 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Tarif Listrik Batal Naik</title>
			<description>&lt;div id=&quot;judulberita&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;Tarif Listrik Batal Naik&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
 
 JAKARTA -- Setelah rapat kerja selama lebih 
dari 12 jam, dan berakhir Jumat dinihari, 24 September, Komisi VII DPR 
RI dan Pemerintah akhirnya menyepakati asumsi makro sektor energi. Salah
 satunya ...</description>
			<content:encoded>&lt;div id=&quot;judulberita&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;Tarif Listrik Batal Naik&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
 
 JAKARTA -- Setelah rapat kerja selama lebih 
dari 12 jam, dan berakhir Jumat dinihari, 24 September, Komisi VII DPR 
RI dan Pemerintah akhirnya menyepakati asumsi makro sektor energi. Salah
 satunya membatalkan rencana kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL) pada 
tahun 2011.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh, menyebutkan, rapat menyepakati 
volume BBM bersubsidi sebesar 38.591.056 KL (kilo liter) dengan rincian 
premium dan biopremium 23.190.505 KL, minyak tanah 2.315.599 KL, solar 
dan biosolar 13.084.952 KL, termasuk bioethanol sebesar 229.600 KL dan 
biodiesel 590.650 KL.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&quot;Sementara itu untuk volume LPG bersubsidi disepakati sebesar 
3.522.000 ton, atau setara minyak tanah sebesar 7.826.667 KL,&quot; 
lanjutnya.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Rapat juga memutuskan pemberian subsidi untuk Bahan Bakar Nabati 
(BBN) rata-rata sebesar Rp 2.000 per liter. Hal itu diberikan dalam 
rangka mengejar target penggunaan BBN sebesar 5 persen dai total 
konsumsi energi pada tahun 2025. Sedangkan besaran alpha BBM bersubsidi 
rata-rata tertimbang sebesar Rp 595,46 per liter. &quot;Untuk subsidi listrik
 tahun 2011 diberikan sebesar Rp 41,02 triliun,&quot; lanjutnya.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Ketua Komisi VII DPR Teuku Rifky Harsya mengatakan, Pemerintah dan 
Komisi VII juga menambahkan catatan pada hasil rapat kerja tersebut, 
antara lain tidak adanya kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL) pada tahun 
2011.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&quot;Kami sepakat untuk menyetujui usulan subsidi listrik sebesar Rp 
41,02 triliun. Dengan catatan tidak ada kenaikan TDL dan kekurangan 
subsidi listrik tahun 2009 sebesar Rp 4,6 triliun ditangguhkan,&quot; 
sambungnya.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Awalnya, Kementerian ESDM mengusulkan tiga opsi terkait subsidi 
listrik 2011, Pertama, dengan menaikkan TDL sebesar 5,4 persen, kedua, 
penambahan subsidi di tahun 2011, atau ketiga menangguhkan kembali 
hutang subsidi tahun 2009 sebesar Rp 4,6 triliun.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Akhirnya dipilih opsi tiga dengan tetap tidak menaikkan TDL pada 
tahun 2011.&quot;Untuk menutupi kekurangan subsidi listrik sebesar Rp 12,7 
triliun, PLN diminta melakukan penghematan sebesar Rp 8,1 triliun.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Dalam rapat tersebut, Komisi VII juga mengamanatkan Pemerintah untuk
 menyiapkan redesign kebijakan subsidi dan penghematan penggunaan BBM 
bersubsidi serta menjamin ketersediaan energi sesuai UU Nomor 30 tahun 
2007 tentang Energi dan memasukkan kebutuhan energi nasional sebagai 
salah satu asumsi dasar di dalam penyusunan RAPBN berikutnya.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Sementara itu, lanjut dia, PT Pertamina diminta untuk meningkatkan 
efisiensi dan pengendalian di dalam pendistribusian BBM bersubsidi 
dengan memperhatikan hasil temuan BPK RI. &quot;Sejalan dengan hal tersebut, 
BPH (Badan Pengatur Hilir) Migas diminta untuk melakukan pengawasan yang
 lebih ketat terhadap pendistribusian BBM bersubsidi agar tepat 
sasaran,&quot; tambahnya.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Selanjutnya, Panja Konversi Minyak Tanah ke LPG (Liquid Petroleum 
Gas) ukuran 3 Kkilogram akan melakukan pembahasan dan evaluasi lebih 
lanjut mengenai pelaksanaan program konversi minyak tanah ke LPG 3 Kg 
hingga saat ini. &quot;Hal itu nantinya akan menjadi acuan kita dalam 
pelaksanaan program tersebut pada tahun 2011, termasuk kemungkinan 
penerapan sistem distribusi tertutup,&quot; jelasnya. (jpnn)</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/tarif_listrik_batal_naik/2010-09-25-29</link>
			<dc:creator>bravogroups8016</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/tarif_listrik_batal_naik/2010-09-25-29</guid>
			<pubDate>Sat, 25 Sep 2010 04:18:16 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Langkah Dasar Memulai Toko Online</title>
			<description>&lt;p&gt;Banyak orang yang ingin memulai toko online, apakah toko baju, 
keranjang hadiah atau mainan di Web. Dengan mengambil contoh toko 
pakaian, berikut beberapa langkah dasar untuk membuat etalase toko 
online Anda:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;1. Tentukan bisnis Anda. &lt;br&gt;Langkah paling awal adalah selalu tahu 
apa yang ...</description>
			<content:encoded>&lt;p&gt;Banyak orang yang ingin memulai toko online, apakah toko baju, 
keranjang hadiah atau mainan di Web. Dengan mengambil contoh toko 
pakaian, berikut beberapa langkah dasar untuk membuat etalase toko 
online Anda:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;1. Tentukan bisnis Anda. &lt;br&gt;Langkah paling awal adalah selalu tahu 
apa yang ingin Anda lakukan. Termasuk mengetahui jenis bisnis baju apa 
dan market yang Anda tuju (anak-anak, bayi, wanita atau pria). 
Pertimbangkan ceruk pasar yang ada – beberapa contoh toko baju online 
juga menyediakan baju wanita dengan ukuran besar, atau baju seragam atau
 baju kerja untuk ibu hamil. Lihat pesaing Anda (dan ada banyak lagi) 
dan pikirkan: &lt;br&gt;Apa yang membuat konsumen memilih toko Anda dibandingkan retailer baju seperti Gap.com atau toko besar seperti Amazon.com?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;2. Melakukan riset pasar. &lt;br&gt;Memahami target konsumen Anda serta 
tahu pesaing Anda – siapa mereka, apa yang mereka lakukan dan bagaimana 
mereka menampilkan tokonya, bagaimana mereka memasarkan, apakah target 
pasar Anda membeli online dan dari mana. Berlangganan untuk publikasi 
seperti Internet Retailer untuk membantu Anda banyak belajar cara 
terbaik berjualan online dan apa yang dilakukan pada bisnis besar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;3. Memimpikan website Anda.&lt;br&gt;Tentukan fitur yang diinginkan pada 
website Anda. Keindahan Web akan mempermudah Anda untuk melakukan riset 
persaingan. Kunjungi situs pesaing utama Anda, termasuk situs bisnis 
besar. Mengapa menurut Anda website mereka bisa berjalan? Fitur apa saja
 yang mereka miliki yang menurut Anda juga perlu dimiliki? Berpikir 
layaknya pelanggan potensial dan lihat fitur mana yang membuat 
pengalaman berbelanja Anda menyenangkan? Ingatlah, bahkan detil 
terkecilpun bisa memberikan perbedaan dalam hal harga dan penjualan — 
misal mulai dari warna, Tambahkan hingga tombol Keranjang sampai pada 
promosi dan elemen di homepage. Tentu saja, bisnis besar seperti 
Amazon.com memiliki kantong yang secara signifikan lebih dalam daripada 
yang Anda miliki, tapi pertimbangkan level personalisasi dan kustomisasi
 yang dibuat situs ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Membagi daftar fitur yang benar-benar harus Anda miliki (misal Foto, 
salinan, dan sebagainya) sampai pada fitur yang baik-untuk dimiliki- 
tapi- belum-ada-dana-untuk itu-saat ini. Saat Anda menentukan fitur yang
 harus dimiliki, mulai belanja untuk penyedia e-commerce yang paling 
banyak penawaran, jika tidak, apa yang Anda butuhkan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;4. Menulis &lt;em&gt;business plan&lt;/em&gt;. &lt;br&gt;Business plan penting untuk 
membantu Anda memikirkan bisnis Anda – siapa target pasar Anda, apa yang
 ingin Anda capai dengan situs Anda, bagaimana Anda memasarkan produk, 
teknologi apa yang Anda butuhkan untuk mencapai tujuan Anda, dimana Anda
 akan mendapatkan sumber produk Anda atau bagaimana Anda akan membuat 
item tersebut, dan seberapa besar sumber yang perlu Anda miliki. Anda 
tidak harus menulis tesis atau business plan yang formal – kecuali Anda 
mencari pinjaman finansial atau investor.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;5. Mengelola modal awal Anda. &lt;br&gt;Jika menurut Anda ide Anda bisa 
dilakukan, maka ini adalah saat memulainya. Jika Anda butuh mengajukan 
pinjaman, siapkan business plan. Jika Anda punya tabungan atau meminjam 
keluarga atau teman, business plan ini opsional tapi bisa membantu Anda 
menelaah bisnis.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;6. Menentukan platform e-commerce apa yang akan digunakan dalam penjualan online.&lt;br&gt;Anda
 memiliki beberapa opsi dalam membangun toko online. Anda bisa membangun
 sistem Anda sendiri, memilih dan menambahkan elemen diri Anda sendiri. 
Atau Anda juga bisa membeli paket solusi dimana provider telah 
memilihkan elemen-elemen yang Anda butuhkan. Pastikan untuk menimbang 
pro dan kontra termasuk skalabilitas dan ruang untuk pertumbuhan:&lt;/p&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menciptakan website e-commerce Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menjual di pasar online seperti eBay atau Etsy dan membuat etalase toko dari pasar ini.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menggunakan provider e-commerce seperti Yahoo Stores.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;p&gt;Dengan website e-commerce Anda dan menggunakan fungsi e-commerce yang
 dikembangkan sendiri, Anda mendapatkan fitur yang benar-benar Anda 
butuhkan. Plus, Anda harus mengendalikan seberapa sering dan kapan Anda 
harus mengupgrade sistem Anda. Sisi buruknya adalah, biaya yang mahal, 
terlebih juka Anda terus melakukan penambahan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;7. Mulai proses legal dan peraturan. Daftarkan bisnis Anda dan nama 
yang digunakan (menjalankan bisnis sebagai), mendapatkan ijin menjual 
dari wilayah Anda, mengumpulkan jadwal pelaporan untuk pajak, tentukan 
struktur legal bisnis Anda (misal: Agen tunggal, LLC, S. Corp, C. Corp, 
dan sebagainya)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Perhatikan bahwa beberapa pameran perdagangan akan memberikan Anda 
ijin jika Anda bisa membuktikan bahwa Anda bagian dari industri - yang 
artinya Anda memiliki ijin usaha yang ditunjukkan pada mereka.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;8. Mengatur supplier – dimana Anda akan mendapatkan barang. Mungkin 
Anda tidak bisa menyusun akun pada tahap ini tanpa ijin penjual, tapi 
setidaknya tahu siapa mereka. Menghadiri pameran busana sehingga Anda 
bisa bertemu penghasil dan pemain industri lainnya secara personal. 
Gunakan pasar B2B seperti Alibaba.com jika Anda mempertimbangkan mencari
 produsen atau suplier internasional.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;9. Mulai mengerjakan website. Mendapatkan semua elemen yang Anda 
butuhkan untuk menjalankan toko online Anda berdasarkan platform sebelum
 Anda memutuskan menggunakannya untuk e-commerce Anda. Yang paling 
mendasar, Anda harus bisa menunjukkan produk/jasa Anda (katalog), 
mengambil pesanan (keranjang belanja), dan pembayaran (sistem 
pembayaran).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;10. Menentukan bagaimana menerima pembayaran. Mendaftar akun merchant
 atau menentukan opsi pembayaran atau kombinasi pembayaran yang 
ditawarkan pada pelanggan Anda. Berikut sejumlah opsi untuk membantu 
Anda dalam menerima pembayaran e-commerce Anda:&lt;/p&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Prosesor kartu kredit (American Express, Visa, Mastercard, Discover,
 dsb) seperti Cardservice International atau Merchants Account Express 
atau Worldpay di Europe.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Paypal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Google Checkout.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;p&gt;11. Mendesain website Anda. Mengumpulkan situs website. Putuskan 
penampilan dan apa yang Anda inginkan, serta pertimbangan estetika:&lt;/p&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menggunakan jasa web designer/programmer untuk membuat situs Anda, jika diperlukan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menggunakan fotografer untuk mengambil gambar produk Anda, jika dibutuhkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menyewa copywriter untuk menuliskan copy sales dan website termasuk deskripsi barang Anda, jika dibutuhkan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;p&gt;12. Menentukan mekanisme pengiriman dan pemenuhan. Saat Anda menjual 
produk secara online, pengiriman dan pemenuhan adalah elemen kunci yang 
harus Anda rencanakan dari awal. Beberapa pertimbangan yang harus Anda 
pikirkan adalah:&lt;/p&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Apakah memenuhinya dari tempat Anda atau menggunakan pihak ketiga?&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Apa target pemenuhan Anda dan biaya kirim per order?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah Anda akan menggunakan software pemesanan dan pemenuhan yang terintegrasi?&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Apakah Anda membutuhkan gudang?&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Strategi pengiriman apa yang Anda gunakan? Misalnya, termasuk 
ongkos kirim untuk jumlah pemesanan tertentu, bebas biaya pengiriman 
barang kecuali barang dengan harga yang tinggi, dikenakan ongkos kirim 
tapi dengan harga yang lebih rendah, biaya pengiriman yang flat seperti 
overstock.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Apakah Anda memungkinkan pengaturan drop shipping dengan manufaktur?&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Perusahaan pengiriman apa yang Anda gunakan?&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;p&gt;13. Mempelajari hukum dan peraturan yang terkait dengan e-commerce. 
Ada sejumlah peraturan penting yang perlu Anda ketahui dan ikuti, 
seperti:&lt;/p&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Standar keamanan data seperti dalam PCI Compliance Guide http://www.pcicomplianceguide.org/pcifaqs.php&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Panduan FTC dalam persetujuan dan testimoni iklan http://www.ftc.gov/opa/2009/10/endortest.shtm&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;p&gt;14. Merencanakan strategi pemasaran Anda&lt;/p&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pastikan Anda melakukan analisa web di situs Anda, menentukan tujuan dan matrik yang jelas untuk memahami ROI Anda dengan baik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Bagaimana memasarkan melalui search engine dan apakah Anda 
membutuhkan seseorang untuk mengoptimalkan website Anda dan melakukan 
iklan pay per click&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Tentukan apakah Anda harus merekrut PR untuk membantu Anda meningkatkan publisitas Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pertimbangkan apakah Anda akan menggunakan kupon untuk menarik pelanggan pertama kali dan agar mereka kembali lagi ?&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pikirkan bagaimana Anda bisa menggunakan email untuk mempromosikan 
toko Anda dan menarik pelanggan agar kembali berbelanja ke toko Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Tentukan bagaimana Anda bisa menggunakan video pada situs Anda, 
apakah untuk mengedukasi kustomer mengenai produk Anda atau menunjukkan 
bagaimana menggunakan produk Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Mempelajari media dan marketing sosial dan bagaimana menggunakan 
Twitter, Facebook, Stumbleupon, dan sebagainya yang bisa membantu bisnis
 Anda.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;p&gt;15. Melindungi bisnis Anda. Mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi toko online Anda, terlebih dari:&lt;/p&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hacker yang bisa membobol sistem keamanan toko online Anda dan mengurangi kepercayaan pelanggan Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Waspada dengan order yang curang dan pastikan Anda menggunakan 
pencegahan seperti verifikasi CVV, alamat, dan bahkan blokir order dari 
negara tertentu.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;p&gt;Oleh: Isabel Isidro&lt;br&gt;&lt;br&gt; (Cat: Diterbitkan 20 Maret 2007, dan diupdate 12 November 2009)&lt;br&gt;&lt;br&gt; Sumber: www.powerhomebiz.com&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Artikel: pengusahamuslim.com&lt;br&gt; &lt;br&gt; Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com&lt;/p&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/langkah_dasar_memulai_toko_online/2010-09-25-28</link>
			<dc:creator>bravogroups8016</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/langkah_dasar_memulai_toko_online/2010-09-25-28</guid>
			<pubDate>Sat, 25 Sep 2010 04:15:36 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Presiden Minta Pengusaha Tak Lupakan Pasar Domestik</title>
			<description>&lt;div id=&quot;judulberita&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;Presiden Minta Pengusaha Tak Lupakan Pasar Domestik&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
 
 JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 
(SBY) meminta para pengusaha tidak melupakan pasar dalam negeri. Potensi
 pasar domestik masih sangat besar, terlebih dengan p...</description>
			<content:encoded>&lt;div id=&quot;judulberita&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;Presiden Minta Pengusaha Tak Lupakan Pasar Domestik&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
 
 JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 
(SBY) meminta para pengusaha tidak melupakan pasar dalam negeri. Potensi
 pasar domestik masih sangat besar, terlebih dengan pendapatan per 
kapita masyarakat yang terus meningkat.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Presiden SBY menyampaikan hal itu dalam Pembukaan Munas Kamar Dagang
 dan Industri (Kadin) di Jakarta Convention Center, kemarin (24/9). 
&quot;Jangan lupa alhamdulillah kita punya pasar dalam negeri yang makin kuat
 dan berkembang,&quot; kata SBY. Pembukaan Munas juga dihadiri sejumlah 
menteri. Mantan Wapres Jusuf Kalla juga hadir. 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;SBY mengatakan, saat ia mulai memimpin pemerintahan bersama Jusuf 
Kalla pada 2004, pendapatan per kapita hanya USD 1.148 per tahun (sekira
 Rp 10 juta) . Saat ini, income per kapita sudah mencapai Rp 2.963 per 
tahun (sekitar Rp 28 juta). &quot;Hampir mendekati USD 3.000,&quot; kata presiden.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Sebanyak 30 persen dari penduduk, tambah SBY, bahkan telah menikmati
 income per kapita hingga USD 5.356 per tahun. &quot;Ini daya beli, ini 
adalah kekuatan pasar dalam negeri kita,&quot; kata SBY.
&lt;br&gt;Dia mengatakan, jika daya beli masyarakat tersebut bisa 
didayagunakan, akan meningkatkan produksi dan jasa yang ditawarkan dunia
 usaha. &quot;Ini good news untuk bisnis dan ekonomi di masa depan,&quot; kata 
presiden.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;SBY menambahkan, jika melihat peluang ekonomi, memang tidak bisa 
terpancang hanya dari APBN. Ia mengatakan, sudah saatnya semua pihak 
mengalihkan cara pandang kepada peluang besarnya Produk Domestik Bruto.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Volume APBN saat ini mencapai Rp 1.100 triliun. Sedangkan PDB sudah 
mencapai Rp 6. 370 triliun. &quot;Berarti enam kali lebih besar dari APBN 
kita,&quot; katanya. Ia berharap tingginya PDB bisa diikuti oleh bertambahnya
 lapangan kerja.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Presiden mengatakan, pemerintah akan tetap probisnis. Namun, dengan 
berkelakar, SBY menyatakan dukungan tersebut tidak gratis. &quot;Karena ada 
harapan dan kepentingan saya,&quot; katanya.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;SBY mengaku berkepentingan agar dunia usaha tumbuh baik, sehingga 
lapangan pekerjaan meningkat dan kemiskinan berkurang. Dengan dunia 
usaha membaik, SBY juga berkepntingan penerimaan pajak meningkat. &quot;Jadi 
sebetulnya saya juga punya kepentingan kepada dunia usaha harus tumbuh 
dan berkembang,&quot; katanya. (jpnn)&lt;br&gt;</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/presiden_minta_pengusaha_tak_lupakan_pasar_domestik/2010-09-25-27</link>
			<dc:creator>bravogroups8016</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/presiden_minta_pengusaha_tak_lupakan_pasar_domestik/2010-09-25-27</guid>
			<pubDate>Sat, 25 Sep 2010 04:13:18 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Dengan Bawang Goreng Raup Ratusan Juta</title>
			<description>&lt;strong&gt;Oleh RENY SRI AYU&lt;br&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Kalau saja Winiar Ratana 
Kamdanu (35) tak mendengar petuah teman-teman dan kerabatnya waktu itu, 
tentu saat ini dia bukanlah pengusaha bawang goreng yang cukup sukses. 
Hidup dalam lingkungan dan keluarga besar yang umumnya birokrat sempat 
membuat ibu tig...</description>
			<content:encoded>&lt;strong&gt;Oleh RENY SRI AYU&lt;br&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Kalau saja Winiar Ratana 
Kamdanu (35) tak mendengar petuah teman-teman dan kerabatnya waktu itu, 
tentu saat ini dia bukanlah pengusaha bawang goreng yang cukup sukses. 
Hidup dalam lingkungan dan keluarga besar yang umumnya birokrat sempat 
membuat ibu tiga anak ini berminat juga menjadi pegawai negeri sipil.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun,
 keinginan memiliki usaha sendiri membuatnya urung meneruskan minatnya 
itu. Terlebih keluarga dan kerabat juga mendukung agar dia tidak jadi 
PNS seperti profesi yang dipilih sebagian besar keluarganya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Akhirnya
 saya diskusi dengan suami untuk mencari tahu usaha apa yang bisa 
dilakukan, yang modalnya tidak besar dan bisa melibatkan orang lain 
sebagai pekerja. Pilihan akhirnya jatuh pada usaha bawang goreng. 
Pilihan ini diambil karena di samping Palu memang sudah terkenal dengan 
oleh-oleh khas bawang goreng, juga modalnya tidak terlalu besar dan 
lebih mudah kerjanya,&quot; kata Winiar.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sadar tidak punya pengalaman 
menekuni usaha sendiri, Winiar mendaftar ke Dinas Perindustrian, 
Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) Kota Palu untuk diikutkan dalam 
program binaan bersama orang-orang lain yang juga berminat membuka 
usaha.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari beberapa kelompok dan orang yang menjadi binaan Dinas
 Perindagkop Kota Palu, usaha Winiar tetap eksis. Bahkan, melihat 
kesuksesan usahanya, dia diminta membina kelompok usaha lain dan 
berhimpun dalam sebuah koperasi yang didirikan bersama.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Koperasi 
yang beranggotakan ibu-ibu rumah tangga ini memiliki berbagai usaha, di 
antaranya makanan dan camilan kemasan khas Palu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Berbekal 
pendidikan dan latihan dari Dinas Perindagkop, Winiar memberanikan diri 
menjalankan usahanya. Awalnya, dia mencoba-coba dengan membeli 100 kg 
bawang mentah yang saat itu harganya Rp 7.000- Rp 9.000 per kg. Dibantu 
lima kerabat dan tetangga, Winiar mengolah bawang ini menjadi bawang 
goreng renyah dalam kemasan dan siap jual.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Saat mau dipasarkan, 
saya bingung mencari nama. Pikiran saya saat itu bagaimana menggunakan 
nama yang mudah diingat, masih berbahasa Kaili (bahasa daerah etnis 
Kaili di Sulteng), sekaligus punya nilai jual. Akhirnya saya memilih &lt;em&gt;madika. &lt;/em&gt;Enak
 didengar, mudah diingat, dan ini bahasa Kaili. Maka, saya cetak di 
kertas sederhana dan ditempelkan dalam kemasan bawang,&quot; katanya sembari 
menjelaskan Madika berarti ningrat, bangsawan, atau sebutan untuk raja 
dan bangsawan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Tidak berkecil hati&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bersaing
 dengan usaha sejenis yang sudah lebih dulu ada tak membuat Winiar kecil
 hati. Berbekal relasi, dia melakukan promosi dari mulut ke mulut. Tidak
 sedikit pameran yang dia ikuti ke sejumlah kota hanya untuk 
mempromosikan bawang gorengnya dan memperluas jaringan serta pembeli.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Usahanya
 tak sia-sia. Sejak memulai tahun 2004, hingga kini usahanya tetap 
jalan. Kalau pada awalnya dia hanya mempekerjakan lima orang, saat ini 
sudah ada 20 orang yang bekerja secara tetap, tidak termasuk puluhan 
pekerja lain yang dipanggil bila pesanan banyak.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pekerja ini, 
baik yang tetap maupun yang tidak tetap, umumnya adalah ibu rumah tangga
 yang awalnya tidak punya penghasilan. Kalau awalnya bawang goreng hanya
 diolah di sebuah dapur kecil di belakang rumah, saat ini Winiar sudah 
punya dapur besar.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebuah ruko dua lantai juga dibeli untuk jadi 
ruang pajang dan tempat menjual produknya. Bawang goreng yang diolah 
juga besar jumlahnya. Kalau awalnya hanya 100 kg per bulan, saat ini 
sudah 2 ton per bulan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Omzetnya saat ini berkisar Rp 100 juta per
 bulan. Ini dengan hitung-hitungan 1 ton bawang mentah menghasilkan 350 
kg bawang goreng. Dengan harga bawang goreng Rp 150.000 per kg, berarti 
dari 2 ton hasilnya Rp 105 juta.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Adapun pembelinya yang 
sebelumnya hanya orang dekat, keluarga, atau yang kebetulan berkunjung 
ke Palu saat ini sudah banyak pelanggan tetap yang bermukim di kota 
lain.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tidak sedikit pelanggan lamanya yang ikut menjual produk 
Winiar. Bahkan, pelanggannya yang bermukim di luar negeri pun tetap 
memesan dalam jumlah banyak setiap kali pulang ke Tanah Air.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Setiap
 kali pulang ke Indonesia, mereka menelepon minta dikirimkan dalam 
jumlah banyak. Yang saya tahu ada yang dibawa ke Kanada, Korea, dan 
beberapa negara lain,&quot; katanya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menjalani usaha bawang goreng 
bukan berarti Winiar tak mengalami jatuh bangun. Serangan hama bawang 
yang parah tahun 2007, yang membuat panen bawang gagal dan menyebabkan 
banyak pengusaha bawang beralih ke usaha lain atau gulung tikar, tak 
membuat Winiar kehilangan semangat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bahkan, Winiar juga tak patah
 arang dengan pengalaman beberapa kali mengalami kerugian karena ditipu.
 &quot;Beberapa kali saya dibawakan bawang yang bercampur. Kami sudah 
kerjakan sehari semalam, kupas, goreng, pas pagi hari mau dikemas 
bawangnya sudah lembek dan berminyak. Terpaksa tak jadi dijual dan 
rugi,&quot; ujar Winiar.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tak jarang pemasok bawang membawa bawang yang
 jumlahnya tidak sesuai dengan yang dibayar. Pengalaman lain adalah 
tatkala permintaan besar dan bahan baku kurang yang akhirnya membuat 
harga jual bawang tinggi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun, pengalaman demi pengalaman ini 
tidak membuatnya patah semangat. Hal itu justru membuat Winiar kian 
ingin mengetahui lebih jauh seluk-beluk bawang. Dia pun terjun langsung 
ke petani bawang yang tersebar di beberapa desa di Kabupaten Sigi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Menghidupkan koperasi&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bertemu
 langsung petani dan mengetahui sedikit demi sedikit soal bawang membuat
 Winiar melakukan pendekatan dan pembinaan pada kelompok-kelompok tani. 
Dia juga melakukan pendekatan dan membangun hubungan dengan petugas 
penyuluh lapangan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam hal pembelian, terutama pada masa-masa 
permintaan kurang, Winiar juga mengatur jadwal bergilir di setiap 
kelompok tani agar ada pemerataan. Panen bawang setiap dua bulan 
memungkinkan Winiar melakukan ini dan tidak membuat petani menunggu 
lama.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat ini, dengan apa yang sudah diraihnya, Winiar tidak 
lagi terlalu berkeinginan muluk untuk lebih memperbesar usahanya. 
Sebaliknya, bersama ibu- ibu lainnya, Winiar membantu menghidupkan 
koperasi Beringin Jaya yang dibentuk atas saran Dinas Perindagkop Kota 
Palu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Produksi ibu-ibu rumah tangga, seperti abon ikan, daging, 
berbagai camilan, dan oleh-oleh khas Palu lainnya, ikut dipasarkan 
bersama bawang goreng Madika di ruko milik Winiar.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Tidak ada 
masalah dengan itu. Toh, pada awalnya membangun usaha, salah satu 
tujuannya juga memberdayakan orang lain. Kalau di usaha bawang sudah 
cukup menampung pekerja, apa salahnya ikut membantu mengembangkan usaha 
ibu-ibu lain. Kan, ini juga bagian dari pemberdayaan,” katanya.</content:encoded>
			<link>https://bravoforum.ucoz.com/news/dengan_bawang_goreng_raup_ratusan_juta/2010-09-20-26</link>
			<dc:creator>bravogroups</dc:creator>
			<guid>https://bravoforum.ucoz.com/news/dengan_bawang_goreng_raup_ratusan_juta/2010-09-20-26</guid>
			<pubDate>Mon, 20 Sep 2010 16:10:05 GMT</pubDate>
		</item>
	</channel>
</rss>